“Apa yang tidak ada di tangan atau tubuh kita tidak dapat masuk ke otak kita.” — Bev Bos, pakar pendidikan anak prasekolah
Anak-anak secara alami adalah ilmuwan dan penjelajah. Tentu saja, mereka juga membutuhkan lingkungan yang mendukung.
Anak-anak biasanya penuh rasa ingin tahu dan ingin menyentuh, membelai hewan, atau membenamkan tangan ke tanah dan pasir untuk mengetahui seperti apa rasanya. Kegiatan ini merangsang perkembangan kognitif dan pengendalian diri, yang merupakan kunci perkembangan kecerdasan emosional yang positif.
Anak-anak perlu mendapat rangsangan dan belajar mengenali indra mereka sendiri. Saat anak masih sangat kecil, orang tua sering kali belum membiarkannya bermain di luar rumah karena khawatir terhadap berbagai kuman, sehingga eksplorasi sensoriknya hanya berlangsung di dalam rumah. Mari kita lihat bagaimana cara merangsang perkembangan sensorik anak selama berada di rumah.
Memberi anak kecil kesempatan bereksplorasi dengan indranya membantu mendukung perkembangan dalam aspek...
- Kognitif
- Sosial
- Emosional
- Perilaku
Anak kecil ingin melihat, mendengar, menyentuh, mencium, dan mengecap berbagai hal. Kegiatan dan mainan untuk mendukung perkembangan sensorik membantu si kecil menjelajahi dan mempelajari dunia di sekitarnya. Respons terhadap mainan atau kegiatan ini membantu mengasah indranya.
Untuk kegiatan, permainan sensorik memadukan berbagai bahan yang sesuai dengan perkembangan anak. Misalnya, isi keranjang atau tas dengan benda atau bahan dari alam, seperti daun besar, cangkang kerang besar, bola kain, wol, karet, atau sendok logam. Kemudian, mintalah anak memasukkan tangan ke dalam tas untuk merasakan berbagai tekstur dan bahan sambil menebak benda yang disentuhnya.
Perhatian: Kegiatan tas peraba cocok untuk anak yang sudah cukup besar dan tidak lagi memasukkan benda ke mulut. Untuk bayi dan anak kecil, pilih hanya benda yang terlalu besar untuk masuk ke mulut. Jangan gunakan benda kecil seperti kastanya, kelereng, biji-bijian, atau gantungan kunci. Orang dewasa harus selalu mendampingi karena benda kecil berisiko menyebabkan tersedak (HealthyChildren.org).

Untuk mainan, pilihannya sedikit lebih mudah karena ada mainan edukatif yang dirancang khusus untuk mendukung perkembangan sensorik. Bagi bayi, Teddy and Friends Bath Squirts adalah mainan silikon tahan air yang dapat mengapung. Pada awalnya, anak dapat melihat dan menyentuhnya saat mandi. Setelah cukup besar untuk menggenggam, ia dapat meremasnya sendiri. Ini menjadi salah satu pengalaman bermain sensorik pertamanya.
Perhatian: Air sering tertinggal di dalam mainan semprot air dan dapat memicu pertumbuhan jamur. Setiap selesai bermain, keluarkan seluruh airnya, cuci, lalu biarkan hingga kering. Jika terlihat bercak hitam di dalamnya, gantilah dengan yang baru. Jangan pernah meninggalkan anak sendirian di bak mandi, meskipun hanya sebentar (AAP). Lihat bak mandi bayi yang membantu memudahkan Anda memandikan si kecil.
Stay-put Rattle Set berisi 3 kerincingan yang menempel di meja. Sejak awal, Anda dapat menggoyangkannya agar bayi mendengar bunyinya dan mengikuti gerakan kerincingan dengan mata. Setelah cukup besar untuk menggenggam dengan jari, ia mulai menggoyangkannya sendiri dan mengembangkan kemampuan perabaannya lebih lanjut.


Ajak si kecil menyentuh tuts Magic touch mini Piano, lalu dengarkan bunyinya tanpa perlu menekan dengan kuat! Menyentuh tombol berwarna cerah pada permukaan kayu yang dipoles halus membantu mendukung perkembangan motorik halus. Anak juga dapat menikmati bunyi nada yang dihasilkannya sendiri. (Baca selengkapnya: Piano Magic Touch dan penghargaan tingkat dunia)
Jika Anda bertanya-tanya apakah perkembangan indra peraba hanya berkaitan dengan bayi, jawabannya tidak. Anak yang lebih besar juga masih dapat mengembangkan kemampuan perabaannya, tetapi fokusnya beralih dari mengenali tekstur ke keterampilan motorik dasar.

Mainan berbahan kain, seperti keranjang sayur Toddler Vegetable Basket, dapat menjadi pilihan terbaik. Anak dapat bermain dengan beragam sayuran kain yang lembut sekaligus mengenal permukaan keras dan halus dari pisau kayu yang mudah digenggam jari kecilnya. Mereka dapat mengeluarkan kacang dari polongnya, mengupas daun kubis, serta membelah wortel dan terung menjadi dua.
Kami juga memiliki mainan makanan yang sesuai dengan tema ini, seperti keranjang buah lembut Toddler Fruit Basket. Isinya mencakup tangkai yang dapat dilepas dan satu buah, yang semuanya dapat dipotong dengan pisau mainan yang tampak seperti pisau sungguhan.
Ada banyak mainan dan kegiatan sensorik yang dapat membantu perkembangan anak Anda. Pilih satu mainan untuk memulai, lalu variasikan permainannya sesuai tahap usia agar anak terus belajar dan tumbuh sesuai usianya. Lihat pilihan berdasarkan usia di mainan bayi baru lahir dan mainan bayi 6 bulan.
Jika Anda mencari mainan edukatif berkualitas, mainan Hape merupakan pilihan yang baik karena menawarkan beragam mainan kayu yang mendukung perkembangan anak pada setiap tahap usia.
Mainan ini dirancang dengan memperhatikan cara anak belajar, sekaligus melatih keterampilan penting seperti melihat, mendengar, mengamati, menggunakan motorik halus, memecahkan masalah, berimajinasi, dan berkreasi. Mainan ini juga mendukung pembelajaran akademis terpadu melalui STEAM.
Desain dan bahannya kokoh serta tahan lama, dengan fokus mendukung perkembangan anak. Keselamatan anak juga menjadi perhatian utama, dengan penggunaan cat non-toxic dan kayu dengan kontrol kualitas FSC. Ketahanannya memberikan masa pakai yang panjang dan ramah lingkungan.
Karena itu, Hape merupakan merek mainan kayu kelas dunia yang mengutamakan standar keselamatan mainan dan proses produksi yang peduli terhadap lingkungan.
Mainan kayu Hape pun dapat dengan mudah melengkapi berbagai kegiatan ini agar anak-anak menjauh dari layar.
Yang terpenting adalah berbagi waktu yang menyenangkan bersama keluarga, karena di mana ada cinta, di situlah rumah terasa lengkap! Apa kegiatan yang Anda lakukan bersama si kecil? 😁
Hape Thailand
Love Play Learn
🌐: Lihat semua produk /hape-brand-page
Ikuti berita dan promo menarik di FB : Hape Thailand


