Mainan pasir bukan sekadar perlengkapan untuk mengisi waktu saat pergi ke pantai bersama anak-anak.
Bermain pasir juga menjadi kesempatan bagi anak usia 18–24 bulan untuk menemukan banyak hal baru dan memperoleh berbagai manfaat. Mari kenali manfaatnya agar perjalanan ke pantai menjadi momen menyenangkan bagi keluarga sekaligus mendukung perkembangan anak. Jika sedang mencari ide permainan seru, lihat 5 permainan di pantai bersama anak.
Pertama, bermain pasir merupakan permainan terbuka karena pasir adalah bahan tanpa struktur tetap yang dapat diolah menjadi berbagai bentuk. Di pantai, anak-anak dapat membentuk pasir dengan mengubah teksturnya melalui penambahan air. Hal ini memberi mereka kesempatan tanpa batas untuk menemukan cara membentuk pasir. Bermain di pantai pun menjadi semakin menyenangkan dan dapat membuat anak tetap asyik selama berjam-jam.
Saat menyentuh pasir, anak-anak biasanya langsung asyik mengolahnya tanpa aturan permainan yang membatasi imajinasi dan kreativitas mereka. Berikut 3 manfaat bermain pasir.
1. Bermain pasir mendukung perkembangan fisik
Bermain di pantai baik untuk mengembangkan keterampilan motorik, membantu anak mengenali kemampuan tubuhnya, dan memperkuat otot. Anak melatih gerakan otot saat belajar memegang sekop, lalu menggunakan otot secara lebih maksimal ketika mencoba mengangkat ember berisi air atau mendorong mobil pengangkut pasir untuk membangun istana. Hampir setiap gerakan saat bermain di pantai berperan penting dalam perkembangan fisik anak.
2. Bermain pasir mendukung perkembangan sensorik
Pasir menarik bagi jari-jari kecil anak untuk disentuh dan dimainkan. Kegiatan ini membantu mengembangkan 3 sistem sensorik berikut.
Yang pertama adalah "perkembangan indra peraba" (tactile). Memegang atau menggali pasir membantu anak mengembangkan kemampuan meraba. Manfaatnya semakin besar ketika anak mencoba berbagai tekstur pasir setelah ditambahkan air. Anak juga mengenali perbedaan suhu saat menyentuh pasir yang terkena matahari, yang terasa lebih hangat daripada pasir sejuk di tempat teduh.
Sistem sensorik lain yang dilatih melalui permainan pasir adalah "keseimbangan" (vestibular), yaitu kemampuan memahami bagaimana tubuh bergerak dan menjaga keseimbangan di berbagai permukaan. Misalnya, saat berlutut sambil memegang sekop, anak belajar cara menjaga keseimbangan agar tidak jatuh tersungkur.
Terakhir, "indra proprioseptif" (proprioceptive sense) berkaitan dengan kesadaran posisi tubuh dalam ruang, atau pemahaman tentang bagaimana setiap bagian tubuh bekerja di ruang tersebut. Indra ini digunakan untuk menilai berbagai situasi dalam kehidupan. Anak merasakan bagaimana berjalan di permukaan yang tidak rata dan menggunakan sensasi tersebut untuk berjalan tanpa harus terus melihat ke bawah, sambil tetap berhati-hati. Keterampilan ini membantu anak mengendalikan gerakan dan memperkirakan posisi tubuh dengan lebih baik, misalnya saat melangkah naik atau turun pada permukaan dengan ketinggian berbeda, atau menggenggam benda dengan kekuatan yang sesuai.
3. Bermain pasir memperkuat keterampilan sosial
Alam menyediakan kesempatan belajar yang sangat baik pada tahun-tahun awal kehidupan anak. Bermain pasir dan air mendorong anak berinteraksi dengan anak lain, belajar berbagi atau mendengarkan untuk bekerja sama saat bermain atau membangun sesuatu. Kegiatan ini juga membantu anak belajar berempati dan mengenali emosi orang lain. Ketika anak mulai berbagi mainan pasir atau menggali lubang bersama, mereka sedang melatih keterampilan bersosialisasi, bekerja sama, dan berbahasa.
Hal yang perlu diperhatikan: Orang dewasa harus berada di dekat anak dan terus mengawasinya, terutama saat bermain di dekat air, karena anak kecil dapat tenggelam meskipun airnya dangkal dan kejadiannya hanya berlangsung sesaat (lihat panduan keselamatan di air dari AAP). Cegah pasir masuk ke mata atau mulut, cuci tangan setelah bermain, hindari terik matahari dari menjelang siang hingga sore, kenakan topi dan pakaian yang menutupi tubuh, serta gunakan tabir surya sesuai usia. Bayi di bawah 6 bulan sebaiknya terutama dilindungi dengan menghindari paparan langsung sinar matahari (lihat Keamanan di Bawah Sinar Matahari – AAP).
Sekarang kita sudah memahami betapa pentingnya bermain pasir bagi anak kecil. Saatnya menentukan bagaimana memulainya. Berikut beberapa contoh mainan pasir yang dapat dimainkan bersama anak untuk memperoleh manfaat yang telah dijelaskan.
Ekskavator Monster Digger

Anak-anak suka bermain sebagai arkeolog dan menyukai dinosaurus. Bagaimana kalau mengajak mereka menggali pasir untuk menemukan tulang dinosaurus? Ekskavator pasir adalah mainan yang sangat disukai anak-anak. Saat anak sibuk mendorongnya dengan tangan atau menggali pasir, ia menggerakkan berbagai kelompok otot sekaligus melatih keseimbangan. Mainan kecil ini membuat kegiatan bermain semakin seru.
Cetakan pasir Ice Cream Shop

Pasir, laut, dan es krim adalah hal-hal terbaik saat musim panas, bukan? Mau es krim dalam cone atau cup?
Dengan set mainan ini, anak-anak dapat bermain menjual es krim pasir. Cukup tambahkan air dalam jumlah yang sesuai, lalu cari tahu tekstur seperti apa yang membuat es krim pasir dapat mempertahankan bentuknya. Setelah itu, sajikan dalam cup atau cone kepada teman-teman maupun orang tua untuk menambah keseruan.
Membangun istana pasir dengan 5-in-1 Beach Set

Membangun istana pasir selalu menjadi kegiatan khas di pantai. Kali ini, tantangannya adalah membangun istana pasir terbesar yang pernah dibuat. Anak-anak tentu membutuhkan perlengkapan bermain di pantai untuk mengolah tumpukan pasir yang sangat besar. 5-in-1 Beach Set menyediakan 5 perlengkapan yang bisa digunakan. Ayo, siapkan tas dan ajak seluruh keluarga ke pantai. Jangan lewatkan momen berharga beserta manfaatnya. Lihat pilihan mainan lainnya di mainan anak.
Jika Anda sedang mencari mainan berkualitas untuk mendukung perkembangan anak, ‘Hape’ (dibaca ha-pe) merupakan pilihan yang baik karena memiliki banyak mainan kayu yang mendukung perkembangan anak pada setiap tahap usia. Lihat semua mainan Hape di toko.
Mainan ini dirancang dengan memperhatikan pembelajaran anak dan melatih keterampilan penting, seperti melihat, mendengar, mengamati, menggunakan motorik halus, memecahkan masalah, berimajinasi, dan berkreasi. Mainan ini juga mendukung pembelajaran terpadu melalui STEAM.
Dengan desain dan bahan yang kokoh serta tahan lama, mainan ini berfokus pada perkembangan anak dan mengutamakan keselamatan mereka. Mainan menggunakan cat tidak beracun (non-toxic) dan kayu bersertifikat FSC, memiliki masa pakai yang panjang, serta ramah lingkungan.
Karena itu, Hape menjadi merek mainan kayu kelas dunia yang telah menerima penghargaan mainan dari berbagai ajang dan memiliki sistem produksi yang mengacu pada standar internasional, seperti ICTI, ISO 14001, dan ISO 9001.
Yang terpenting adalah berbagi momen indah bersama keluarga, karena di mana ada cinta, di situlah ada rumah yang utuh.
Hape Thailand
Love Play Learn
🌐: Lihat semua produk /hape-brand-page
Ikuti berita dan promo menarik FB : Hape Thailand
Sumber referensi: https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-play/Pages/Water-Safety-And-Young-Children.aspx
https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-play/Pages/Sun-Safety.aspx


