Kunjungi toko kami089-894-9491
Keranjang sayaPengiriman
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
ABC the Baby
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
  • Beranda
  • Toko
  • Artikel
  • Toko kami
  • Tentang kami
  • Hubungi kami

Dapatkan promo dan kode diskon lebih dulu

Tambahkan ABC the Baby di LINE untuk promo, produk baru, dan artikel bermanfaat untuk orang tua.

Tambahkan LINE kami
ABC the Baby

ABC the Baby adalah toko perlengkapan bayi premium di Thailand yang menjual kebutuhan bayi baru lahir, perlengkapan persalinan, hadiah bayi, stroller, car seat, gendongan bayi, dan pompa ASI — dengan toko fisik untuk mencoba produk secara langsung.

Tentang ABC the Baby

  • Tentang kami
  • Artikel
  • Toko kami
  • Registrasi garansi produk

Belanja

  • Semua produk
  • Produk diskon
  • Keranjang
  • Pengiriman

Bantuan

  • Hubungi kami
  • Pengembalian
  • Kebijakan privasi

Pembayaran

PromptPayVisaMastercardJCBUnionPayAmerican ExpressK PLUSSCB EASYBangkok BankKrungsriTrueMoneyShopeePayLINE Pay

Chat dengan kami

LINE OAMessenger

Toko kami · 3 cabang

  • Mega Bangna
  • Vibhavadi Rangsit
  • Rama 2
  • Cari toko terdekat
© 2026 ABC the BabyKebijakan privasiPengembalian
BerandaProdukPromoHadiahToko

Halo, selamat datang!

  • Chat di LINE
  • Chat di Messenger
  • Telepon kami
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Makanan Bayi Baru Lahir hingga 1 Tahun: Menu Apa yang Bisa Dibuat di Rumah?

Makanan Bayi Baru Lahir hingga 1 Tahun: Menu Apa yang Bisa Dibuat di Rumah?

25 Jul 2023Diperbarui 18 Okt 20267 menit baca
ทารกกินอาหารบดบนเก้าอี้กินข้าว

Langsung ke bagian

  1. Ringkasan singkat
  2. Pentingnya makanan untuk bayi sejak lahir hingga 1 tahun
  3. Makanan untuk bayi baru lahir hingga usia 3 bulan
  4. Makanan untuk bayi usia 4–6 bulan dan awal pemberian MPASI
  5. Makanan untuk bayi usia 6–8 bulan
  6. Makanan untuk bayi usia 8–12 bulan
  7. Tips memilih dan menyiapkan makanan bayi
  8. Kesimpulan
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

Coba dulu sebelum membeli

Kunjungi 3 toko kami untuk mencoba stroller dan car seat secara langsung.

Lihat tokoBelanja online

Sejak lahir hingga usia 6 bulan, bayi cukup diberi ASI atau susu formula khusus bayi tanpa air putih atau makanan lain. WHO dan Departemen Kesehatan Thailand menyarankan memulai MPASI pada usia genap 6 bulan, diawali nasi yang dihaluskan, kuning telur matang, serta sayuran dan buah matang yang dihaluskan sebanyak 1 kali sehari lalu ditingkatkan secara bertahap; pada usia 8–12 bulan, variasikan dengan nasi lumat kuning telur dan daun kundur, nasi lumat hati ayam dan daun katuk, serta nasi lumat ikan kembung dan labu, sambil tetap memberikan ASI tanpa menambahkan garam, gula, atau madu.

Daftar isi (9 bagian)
  1. Ringkasan singkat
  2. Pentingnya makanan untuk bayi sejak lahir hingga 1 tahun
  3. Makanan untuk bayi baru lahir hingga usia 3 bulan
  4. Makanan untuk bayi usia 4–6 bulan dan awal pemberian MPASI
  5. Makanan untuk bayi usia 6–8 bulan
  6. Makanan untuk bayi usia 8–12 bulan
  7. Tips memilih dan menyiapkan makanan bayi
  8. Kesimpulan
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

Ringkasan singkat

  1. 01

    Bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan cukup diberi ASI atau susu formula khusus bayi, tanpa air putih atau makanan lain.

  2. 02

    WHO dan Departemen Kesehatan Thailand menyarankan memulai MPASI saat bayi berusia genap 6 bulan sambil tetap memberikan ASI.

  3. 03

    Makanan pertama perlu dimasak hingga lunak dan dihaluskan. Perkenalkan satu jenis bahan setiap kali untuk mengamati reaksi alergi.

  4. 04

    Jangan menambahkan garam, gula, atau madu ke dalam makanan bayi. Madu tidak boleh diberikan sebelum usia 1 tahun.

  5. 05

    Makanan berbentuk bulat atau bertekstur keras berisiko menyebabkan tersedak. Haluskan atau potong kecil-kecil dan selalu dampingi bayi saat makan.

Produk yang dibahas di artikel ini

  • Tommee Tippee เครื่องทำอาหารเด็ก QuickCook 6 in 1Tommee Tippee เครื่องทำอาหารเด็ก QuickCook 6 in 1
  • Beaba ถาดซิลิโคนแช่อาหารเด็ก 150ml 6 ช่องBeaba ถาดซิลิโคนแช่อาหารเด็ก 150ml 6 ช่อง
  • Bumkins ชุดถ้วยข้าวเด็กซิลิโคน First Feeding SetBumkins ชุดถ้วยข้าวเด็กซิลิโคน First Feeding Set

Usia sejak lahir hingga 1 tahun merupakan masa penting bagi perkembangan tubuh bayi, terutama otak dan berbagai sistem organ. Karena itu, memilih makanan yang sesuai dan bermanfaat bagi tubuh bayi sangat penting. Bagi orang tua yang memiliki anak berusia di bawah 1 tahun, pemilihan menu yang tepat membantu memastikan bayi memperoleh zat gizi yang cukup dan lengkap sesuai kebutuhan tubuhnya.

Memilih menu yang sesuai untuk bayi, khususnya yang berusia di bawah 1 tahun, dapat menjadi hal yang rumit karena setiap bayi memiliki kebutuhan dan kemampuan mencerna makanan yang berbeda. Karena itu, pemilihan menu perlu mempertimbangkan tekstur makanan, kecukupan dan kelengkapan zat gizi, serta bahan yang aman dan bersih.

Waktu persiapan dan cara memasak juga perlu diperhatikan agar tepat, sehingga zat gizi dan kualitas makanan tetap terjaga.

Makanan lumat untuk bayi sejak lahir hingga 1 tahun

Pentingnya makanan untuk bayi sejak lahir hingga 1 tahun

Makanan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan bayi sejak lahir hingga usia 1 tahun. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Departemen Kesehatan Thailand menyarankan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama, kemudian mulai memberikan MPASI saat bayi berusia genap 6 bulan sambil melanjutkan pemberian ASI. Dengan begitu, bayi mendapatkan zat gizi yang lengkap untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang baik.

Makanan yang sesuai untuk bayi sejak lahir hingga 1 tahun perlu menyediakan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan berbagai mineral. Zat gizi ini dapat diperoleh dari beragam makanan, termasuk sayuran, buah, dan bahan pangan hewani. Namun, pemilihannya perlu mempertimbangkan jumlah dan kualitas zat gizi dalam setiap makanan.

Pemilihan makanan yang tepat membantu bayi memperoleh zat gizi yang dibutuhkan serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan yang baik. Selain itu, makanan yang sesuai juga membantu mengurangi risiko berbagai penyakit.

Bayi baru lahir hingga usia 3 bulan

Makanan untuk bayi baru lahir hingga usia 3 bulan

Bayi sejak lahir hingga usia 3 bulan masih perlu mendapatkan ASI atau susu formula untuk memperoleh energi dan zat gizi yang sesuai bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Pemberian ASI sangat penting bagi pertumbuhan dan kesehatan bayi pada masa ini. Karena ASI sudah mengandung zat gizi yang lengkap dan cukup, bayi belum memerlukan menu MPASI tambahan pada usia ini.

Jadwal pemberian susu dan makanan untuk bayi baru lahir hingga usia 3 bulan (lihat selengkapnya di Jadwal pemberian susu untuk bayi baru lahir hingga usia 12 bulan):

WaktuMakanan
Setiap 2–3 jamASI atau susu formula yang sesuai untuk bayi usia 0–6 bulan

Catatan:

  • Pada usia 3 bulan, bayi perlu mendapatkan ASI atau susu formula yang sesuai untuk usia 0–6 bulan setiap 2–3 jam. Berikan susu dalam jumlah yang cukup sesuai kebutuhan bayi.
  • Pemberian ASI penting pada masa ini agar bayi mendapatkan zat gizi yang sesuai untuk pertumbuhan serta perkembangan sistem kekebalan tubuh dan otaknya.
Makanan untuk bayi usia 4–6 bulan

Makanan untuk bayi usia 4–6 bulan dan awal pemberian MPASI

Pada usia 4–6 bulan, ASI atau susu formula khusus bayi masih memberikan zat gizi yang cukup sehingga bayi belum memerlukan makanan lain atau air putih. Pedoman WHO dan Departemen Kesehatan Thailand menyarankan memulai MPASI saat bayi berusia genap 6 bulan. Jika dokter menyarankan memulainya lebih awal karena alasan khusus, jangan mulai sebelum usia 4 bulan dan ikuti petunjuk dokter. Tanda bayi siap makan antara lain dapat duduk dengan stabil saat ditopang, mampu menegakkan kepala, tertarik pada makanan, dan tidak lagi mendorong makanan keluar dengan lidah (NHS).

Contoh makanan pertama saat bayi berusia sekitar 6 bulan: mulai dengan 1 kali makan sehari sebanyak 1–2 sendok teh, lalu tingkatkan secara bertahap:

  1. Nasi yang dihaluskan:
    • Gunakan nasi yang dimasak hingga lunak, lalu haluskan dan campur dengan ASI atau air matang hingga kekentalannya sesuai.
  2. Kuning telur rebus matang, hati lumat, atau ikan lumat:
    • Rebus telur hingga kuning dan putihnya matang. Haluskan kuning telur lalu campurkan dengan nasi. Untuk hati atau ikan, rebus hingga matang dan lunak, buang seluruh duri ikan, lalu haluskan.
  3. Sayuran matang yang dihaluskan, seperti labu, daun kundur, dan wortel:
    • Cuci sayuran hingga bersih, rebus atau kukus sampai lunak, lalu haluskan.
  4. Air rebusan sayuran atau kaldu untuk campuran nasi:
    • Gunakan air rebusan sayuran atau kaldu buatan sendiri tanpa garam, kecap ikan, kecap asin, kaldu blok, atau bumbu bubuk.
  5. Buah matang, seperti pisang Nam Wa matang, pepaya matang, dan mangga matang:
    • Haluskan untuk diberikan sebagai selingan atau dicampurkan ke dalam nasi lumat.

Perhatian: Jangan menambahkan garam, gula, atau madu ke dalam makanan bayi. Madu tidak boleh diberikan sebelum usia 1 tahun. Jus buah juga tidak dianjurkan bagi bayi di bawah usia 6 bulan. Perkenalkan satu jenis makanan baru setiap kali dengan jarak 3–5 hari untuk mengamati reaksi alergi, seperti ruam, muntah, atau diare. Jika muncul gejala, hentikan pemberian dan konsultasikan dengan dokter. Lihat menu lainnya di Menu makanan bayi usia 6 bulan.

Makanan untuk bayi usia 6–8 bulan

Makanan untuk bayi usia 6–8 bulan

Pada usia 6–8 bulan, bayi mulai mengonsumsi MPASI untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang meningkat, terutama zat besi, sambil tetap mendapatkan ASI atau susu formula khusus bayi. Anda dapat memberikan menu berikut dengan meningkatkan teksturnya secara bertahap:

  1. Nasi yang dimasak hingga lunak:
    • Masak nasi hingga lunak lalu haluskan. Secara bertahap, buat teksturnya lebih kasar ketika bayi sudah dapat menelan dengan baik.
  2. Sayuran yang direbus hingga lunak dan dihaluskan:
    • Misalnya wortel, brokoli, kentang, labu, dan daun kundur.
    • Pilih sayuran yang menjadi lunak setelah direbus, mudah dicerna, dan dapat dihaluskan.
  3. Buah matang yang dihaluskan:
    • Misalnya pisang, pepaya matang, atau apel dan pir yang dikukus hingga lunak sebelum dihaluskan.
    • Buah matang memberikan vitamin dan serat bagi bayi.
  4. Daging dan telur matang yang dihaluskan:
    • Misalnya kuning telur rebus matang, hati, daging ayam, atau daging ikan yang sudah dibuang seluruh durinya. Bahan-bahan ini merupakan sumber protein dan zat besi yang baik.
  5. ASI atau susu formula khusus bayi:
    • Tetap menjadi makanan utama yang diberikan bersama MPASI. Pada usia ini, berikan MPASI sebanyak 1–2 kali sehari sesuai anjuran dokter.

Catatan:

  • Berikan MPASI sambil tetap menjadikan ASI atau susu formula khusus bayi sebagai makanan utama.
  • Saat menyiapkan makanan, pertimbangkan kesiapan pencernaan dan keamanan makanan bagi bayi pada usia ini.
  • Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran lebih lanjut dan cara menyiapkan MPASI yang sesuai bagi bayi usia 6–8 bulan.
Makanan untuk bayi usia 8–12 bulan

Makanan untuk bayi usia 8–12 bulan

Pada usia 8–12 bulan, bayi mulai mengonsumsi makanan yang lebih beragam dan dapat mencoba makanan yang serupa dengan menu keluarga. Pada masa ini, berikan makanan yang bervariasi dengan tetap mempertimbangkan kesiapan pencernaan dan keamanan makanan.

10 menu makanan anak usia 1 tahun ke atas yang bisa dibuat di rumah

Berikut contoh cara menyiapkan menu untuk bayi usia 8–12 bulan:

  1. Nasi lumat dengan kuning telur dan daun kundur:
    • Rebus 4 sendok makan nasi dengan sekitar setengah cangkir takar kaldu atau kuah sup bening.
    • Aduk hingga tercampur, lalu masukkan kuning telur yang sudah dilumatkan dan aduk hingga menyatu.
    • Tambahkan daun kundur yang sudah direbus hingga matang dan lunak.
    • Campurkan semuanya lalu tuangkan ke dalam mangkuk. Tambahkan sedikit minyak nabati pada tahap akhir untuk membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak.
  2. Nasi lumat dengan hati ayam, tahu, dan daun katuk:
    • Rebus 4 sendok makan nasi, lalu haluskan hingga cukup lembut.
    • Buat sup bening dengan ¼ sendok makan hati ayam, 2 sendok makan tahu telur berbentuk tabung, dan 1½ sendok makan daun katuk.
    • Campurkan semuanya, lalu makanan siap disuapkan kepada bayi.
  3. Nasi lumat dengan ikan kembung dan labu:
    • Didihkan kaldu, lalu masukkan nasi dan masak hingga teksturnya sesuai.
    • Tambahkan daging ikan kembung kukus yang sudah dibuang seluruh durinya dan disuwir hingga halus, lalu rebus.
    • Aduk hingga tercampur, lalu tambahkan labu kukus yang sudah dilumatkan dan campurkan dengan bahan lain di dalam panci.
    • Aduk hingga rata dan setelah matang dengan tekstur yang sesuai, tuangkan ke dalam mangkuk.
  4. Bubur nasi dengan wortel, ayam, dan ubi jalar:
    • Masak bubur nasi dengan kekentalan sedang bersama kaldu. Kurangi atau tambahkan kaldu sesuai kebutuhan.
    • Tambahkan dada ayam rebus yang disuwir tipis-tipis, wortel matang yang dihaluskan, dan ubi jalar matang yang dihaluskan.
    • Masak perlahan hingga semua bahan menyatu.

Kaldu untuk semua menu tidak perlu diberi bumbu. Pada usia ini, bayi mulai dapat duduk dan makan bersama di meja. Penggunaan kursi makan bayi dengan sabuk pengaman membantu bayi duduk tegak dan menelan makanan dengan lebih aman. Lihat menu lainnya di Makanan bayi usia 7 bulan.

 

Tips makanan bayi

Tips memilih dan menyiapkan makanan bayi

Memilih dan menyiapkan makanan bayi sangat penting karena sistem pencernaannya belum berkembang sempurna. Karena itu, pilihlah makanan yang sesuai dan aman bagi bayi dengan mengikuti saran berikut:

1. Makanan yang sesuai

Bayi sejak lahir hingga usia 6 bulan terutama mendapatkan ASI atau susu formula khusus bayi. Setelah mulai MPASI, berikan makanan yang beragam, termasuk nasi, daging, telur, hati, sayuran, dan buah, untuk membantu menjaga kesehatan serta mendukung pertumbuhan yang sesuai.

2. Menyiapkan makanan

Sebelum menyiapkan makanan bayi, cuci tangan hingga bersih dan siapkan peralatan yang akan digunakan, seperti sendok, garpu, piring, dan wajan. Pilih peralatan yang berkualitas baik dan aman bagi bayi.

Gunakan cara memasak yang sesuai dan aman untuk bayi. Hindari cara memasak yang dapat berisiko bagi keselamatan bayi, seperti menggoreng atau menggunakan bumbu yang kuat. Pilih cara merebus, mengukus, atau memasak perlahan hingga makanan matang merata.

Perhatian: Makanan berukuran kecil yang keras atau bulat, seperti kacang utuh, anggur utuh, dan biji jagung, berisiko menyebabkan tersedak. Haluskan atau potong menjadi bagian kecil dan lunak. Pastikan bayi duduk tegak saat makan dan selalu dampingi. Jika makanan menyumbat jalan napas, hubungi 1669 dan pelajari pertolongan pertama sesuai usia di Cara memberikan pertolongan pertama saat anak tersedak makanan.

Kesimpulan

Masa sejak lahir hingga usia 1 tahun sangat penting bagi perkembangan otak dan tubuh bayi. Karena itu, memilih menu yang tepat pada masa ini sangatlah penting, terutama makanan yang menyediakan zat gizi yang cukup untuk pertumbuhan dan mudah dikonsumsi bayi.

Makanan yang sesuai untuk bayi sejak lahir hingga 1 tahun

  • ASI atau susu formula
  • MPASI yang mengandung daging, seperti daging ayam atau ikan
  • Sayuran dan buah berwarna cerah, seperti mentimun, pepaya, dan jeruk
  • Nasi dan sumber pati, seperti nasi lumat, nasi beras merah yang dimasak hingga lunak, dan bubur
  • Telur yang dimasak hingga matang serta yoghurt tawar tanpa gula, mulai sekitar usia 6 bulan

Makanan yang perlu dihindari

  • Susu sapi sebagai minuman utama sebelum usia 1 tahun karena sulit dicerna bayi dan rendah zat besi
  • Madu, yang tidak boleh diberikan sebelum usia 1 tahun, serta makanan dengan tambahan gula, garam, dan bumbu
  • Makanan yang mengandung bahan kimia serta makanan dengan pewarna dan perisa buatan
  • Makanan keras atau bulat yang berisiko menyebabkan tersedak, seperti kacang utuh dan anggur utuh (NHS)

Makanan bayi sejak lahir hingga 1 tahun dapat disiapkan dengan mudah di rumah menggunakan bahan yang tersedia di dapur atau dibeli di minimarket. Menu yang dapat dibuat antara lain nasi lumat, bubur nasi, nasi tim, serta sayuran matang atau buah matang yang dihaluskan. Gunakan cara merebus, mengukus, atau memasak perlahan tanpa menambahkan bumbu. Untuk makanan yang ditumis atau digoreng, tunggu hingga anak lebih besar dan dapat mengunyah dengan baik.

Referensi: https://foodinsight.org/starting-solids-a-resource-for-parents-and-their-infants/

https://www.floridahealth.gov/programs-and-services/wic/nutrition-materials/_documents/food-for-babys-first-year-eng.pdf

https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/infant-and-young-child-feeding

https://www.nhs.uk/baby/weaning-and-feeding/babys-first-solid-foods/

https://www.nhs.uk/baby/weaning-and-feeding/foods-to-avoid-giving-babies-and-young-children/

Pertanyaan yang sering diajukan

Bolehkah bayi usia 4 bulan mulai MPASI?

+

Umumnya belum perlu. ASI atau susu formula sudah memberikan zat gizi yang cukup. Pedoman WHO dan Departemen Kesehatan Thailand menyarankan memulai MPASI pada usia genap 6 bulan. Jika perlu dimulai lebih awal, hal ini harus berdasarkan anjuran dokter.

Apa makanan yang cocok untuk bayi usia 8 bulan?

+

Anda dapat membuat berbagai menu nasi lumat, seperti nasi lumat kuning telur dan daun kundur, nasi lumat hati ayam dengan tahu dan daun katuk, atau bubur nasi wortel, ayam, dan ubi jalar, tanpa menambahkan bumbu.

Bolehkah bayi minum susu sapi?

+

Susu sapi tidak boleh diberikan sebagai minuman utama sebelum usia 1 tahun karena sulit dicerna bayi dan rendah zat besi. Berikan ASI atau susu formula khusus bayi sebagai gantinya.

Apakah makanan bayi perlu diberi bumbu?

+

Tidak perlu. Jangan menambahkan garam, gula, kecap ikan, atau madu. Gunakan air rebusan sayuran atau kaldu tanpa bumbu untuk menyiapkan makanan bayi.

Artikel terkait

e3021 3 blog 1
  • Mainan Edukasi

5 Manfaat Bermain Kreatif untuk Belajar dan Tumbuh Kembang Anak

Bermain peran, membangun benteng, atau berimajinasi sebagai pahlawan super membantu anak belajar dan tumbuh. Kenali keterampilan yang berkembang serta cara mendukungnya.

24 Jun 20246 menit baca
คุณแม่อุ้มลูกแรกเกิดรอฉีดวัคซีนที่คลินิกเด็ก

Vaksin Bayi Baru Lahir: Jadwal Imunisasi Dasar yang Perlu Orang Tua Ketahui

Ringkasan jadwal imunisasi dasar Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand dari lahir hingga usia 4 tahun, beserta persiapan dan perawatan setelah vaksinasi.

23 Mei 20245 menit baca
คุณแม่หลังคลอดพักผ่อนกับลูกน้อยที่บ้าน

7 Kondisi Setelah Melahirkan yang Perlu Ibu Hadapi

Kehamilan mungkin terasa sebagai tantangan terbesar, tetapi masa setelah melahirkan juga perlu diperhatikan. Kenali perubahan fisik dan emosional yang dapat dialami ibu selama pemulihan.

15 Mei 20244 menit baca