Kunjungi toko kami089-894-9491
Keranjang sayaPengiriman
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
ABC the Baby
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
  • Beranda
  • Toko
  • Artikel
  • Toko kami
  • Tentang kami
  • Hubungi kami

Dapatkan promo dan kode diskon lebih dulu

Tambahkan ABC the Baby di LINE untuk promo, produk baru, dan artikel bermanfaat untuk orang tua.

Tambahkan LINE kami
ABC the Baby

ABC the Baby adalah toko perlengkapan bayi premium di Thailand yang menjual kebutuhan bayi baru lahir, perlengkapan persalinan, hadiah bayi, stroller, car seat, gendongan bayi, dan pompa ASI — dengan toko fisik untuk mencoba produk secara langsung.

Tentang ABC the Baby

  • Tentang kami
  • Artikel
  • Toko kami
  • Registrasi garansi produk

Belanja

  • Semua produk
  • Produk diskon
  • Keranjang
  • Pengiriman

Bantuan

  • Hubungi kami
  • Pengembalian
  • Kebijakan privasi

Pembayaran

PromptPayVisaMastercardJCBUnionPayAmerican ExpressK PLUSSCB EASYBangkok BankKrungsriTrueMoneyShopeePayLINE Pay

Chat dengan kami

LINE OAMessenger

Toko kami · 3 cabang

  • Mega Bangna
  • Vibhavadi Rangsit
  • Rama 2
  • Cari toko terdekat
© 2026 ABC the BabyKebijakan privasiPengembalian
BerandaProdukPromoHadiahToko

Halo, selamat datang!

  • Chat di LINE
  • Chat di Messenger
  • Telepon kami
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Pengasuhan Anak
  4. Anak Tidak Mau Tidur Malam? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya!
  • Pengasuhan Anak

Anak Tidak Mau Tidur Malam? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya!

10 Jul 2021Diperbarui 18 Okt 20263 menit baca
ทารกนอนหลับกลางคืนในเปลโล่ง

Langsung ke bagian

  1. Ringkasan singkat
  2. Anak Tidak Mau Tidur Malam? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya!
  3. Pertanyaan yang sering diajukan

Coba dulu sebelum membeli

Kunjungi 3 toko kami untuk mencoba stroller dan car seat secara langsung.

Lihat tokoBelanja online

Anak tidak mau tidur malam sering disebabkan oleh tiga hal: belum bisa membedakan siang dan malam, terlalu bersemangat untuk terus bermain saat mulai bisa merangkak atau berjalan, serta perubahan rutinitas, misalnya ketika ibu kembali bekerja. Bantulah dengan membuat kamar gelap dan tenang, memberi tahu anak bahwa waktu bermain hampir selesai, serta menjalankan rutinitas sebelum tidur yang sama setiap malam.

Daftar isi (3 bagian)
  1. Ringkasan singkat
  2. Anak Tidak Mau Tidur Malam? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya!
  3. Pertanyaan yang sering diajukan

Ringkasan singkat

  1. 01

    Bantu anak membedakan siang dan malam dengan kamar tidur yang cukup gelap, mengurangi suara yang mengganggu, dan tidak menyalakan televisi pada malam hari.

  2. 02

    Nyanyikan lagu pengantar tidur, ceritakan kisah yang sama berulang kali, atau putar musik lembut dengan pencahayaan redup untuk memberi tahu anak bahwa hari telah berakhir.

  3. 03

    Beri tahu anak sebelum tidur bahwa waktu bermain hampir selesai dan jalankan rutinitas sebelum tidur yang sama setiap malam.

  4. 04

    Bayi di bawah 1 tahun sebaiknya tidur telentang di atas kasur yang padat, tanpa bantal, selimut, boneka, atau bantalan pelindung sisi ranjang.

  5. 05

    Jika anak terus-menerus sulit tidur, mendengkur keras, mengalami jeda napas, atau disertai demam, konsultasikan dengan dokter anak.

Produk yang dibahas di artikel ini

  • Taf Toys โคมไฟซิลิโคน Night Light ปรับไฟและตั้งเวลาได้Taf Toys โคมไฟซิลิโคน Night Light ปรับไฟและตั้งเวลาได้

Anak Tidak Mau Tidur Malam? Ini 3 Kemungkinan Penyebabnya!

Saat si kecil tidur dengan tenang, orang tua pun bisa menikmati tidur nyenyak. Namun, ketika anak mulai semakin mengenal dunia, tidur tidak lagi mudah, baik bagi anak maupun orang tua. Anak yang tidak mau tidur malam pun menjadi persoalan yang terasa sulit diatasi.

Bayi tidur telentang di ranjang kosong tanpa bantal atau boneka

Tidur penting bagi pertumbuhan anak karena membantu perkembangan otak dan memperkuat ingatan atas berbagai hal yang dipelajarinya sepanjang hari. Jika si kecil cukup aktif dan mudah terjaga, kami memiliki beberapa saran sederhana untuk membantu mengurangi kerepotan saat waktu tidur malam.

Terbangun pada malam hari merupakan hal yang normal bagi bayi dan anak kecil, terutama bayi pada bulan-bulan pertama yang masih perlu bangun untuk menyusu sesuai kebutuhan tubuhnya. Seiring bertambahnya usia, banyak anak perlahan dapat tidur lebih lama dengan sendirinya. Namun, jika anak terlalu sering terbangun hingga memengaruhi kualitas istirahat, cobalah beberapa cara berikut. (NHS)

Belum bisa membedakan siang dan malam

Jika si kecil tidur sepanjang siang, ia akan sulit tidur pada malam hari. Karena itu, orang tua sebaiknya menetapkan rutinitas harian untuk membantu anak membedakan siang dan malam. Beberapa hal yang bisa dilakukan:

  • Tidurkan anak di kamar yang cukup gelap.
  • Kurangi suara yang mengganggu dari luar.
  • Hindari menyalakan televisi pada malam hari.
  • Nyanyikan lagu pengantar tidur atau ceritakan kisah yang sama berulang kali.
  • Ciptakan suasana dengan pencahayaan redup, mungkin disertai musik lembut.

Hal-hal ini membantu si kecil memahami bahwa hari telah berakhir sehingga ia bisa tidur dengan tenang.

Masa untuk mengeksplorasi imajinasi

Ketika anak mulai bisa merangkak atau berjalan, ia memperoleh kebebasan untuk menjelajahi dunia sendiri. Antusiasme pada masa ini membuatnya terus bersemangat dan dapat memengaruhi pola tidur serta bangunnya.

“Ibu, kenapa aku harus tidur? Aku masih ingin bermain banyak hal.” Mungkin itulah yang dipikirkan si kecil saat menjelang tidur. Lalu, bagaimana kita menghadapi situasi ini?

Beberapa saat sebelum tidur, beri tahu anak bahwa waktu bermain hampir selesai. Cara ini memberi anak #KesempatanBerpamitan dengan mainan dan kegiatan yang sedang dilakukannya tanpa merasa kesal.

Untuk anak berusia 1 tahun ke atas, Anda dapat membiarkannya memilih boneka lembut kesayangan untuk dipeluk saat tidur. Boneka itu bisa menjadi benda yang langsung diraihnya ketika terbangun.

Perhatian: Bayi di bawah 12 bulan sebaiknya tidur telentang di atas kasur yang padat dan rata. Jangan letakkan bantal, selimut, boneka, mainan lembut, atau bantalan pelindung sisi ranjang di tempat tidurnya karena meningkatkan risiko kehabisan napas dan sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). (Panduan Tidur Aman dari AAP) Baca selengkapnya: 5 hal yang tidak boleh dilakukan saat bayi tidur dan cara memilih kasur bayi

Selain itu, tetapkan rutinitas sebelum tidur yang konsisten dan ulangi setiap malam agar anak mengenali kapan waktunya beristirahat.

Perubahan rutinitas harian

Sampai di sini, kita sudah memahami bahwa "rutinitas harian memengaruhi tidur". Ketika ibu harus kembali bekerja, anak bisa mulai merasa cemas. Untuk anak berusia 1 tahun ke atas, memiliki boneka lembut untuk dipeluk di sisinya dapat membantunya terbiasa tanpa kehadiran ibu. Hal ini juga berguna ketika anak mulai masuk taman kanak-kanak.

Berbagai penyebab lain anak sulit tidur, rewel, atau terbangun pada malam hari antara lain kolik, nyeri akibat tumbuh gigi susu, atau perut mulas dan kembung setelah menyusu.

Ibu menggendong dan menenangkan bayi sebelum tidur di kamar bercahaya redup

Kapan perlu berkonsultasi dengan dokter: Jika anak sulit tidur atau sering terbangun selama beberapa minggu hingga memengaruhi suasana hati dan pola makannya pada siang hari, mendengkur keras atau mengalami jeda napas, terbangun sambil menangis hebat yang tidak biasa, mengalami demam, menarik-narik telinga, atau memiliki gejala penyakit lain, bawalah anak untuk berkonsultasi dengan dokter anak.

Apa pun penyebab anak rewel, ingatlah bahwa ia perlu merasa aman dan yakin bahwa ayah atau ibu ada di sisinya, meskipun hanya sebentar. Setelah anak tenang, Anda pun bisa kembali mengumpulkan tenaga untuk memikirkan cara mengatasi masalah lainnya. Cobalah menyesuaikan saran-saran ini dengan kebutuhan keluarga Anda. Semoga membantu setiap keluarga! Jika sedang menyiapkan kamar si kecil, baca juga persiapan kamar tidur bayi baru lahir.

Jika Anda mencari mainan yang bagus untuk mendukung tumbuh kembang anak, mainan Hape bisa menjadi pilihan karena memiliki beragam mainan kayu yang mendukung perkembangan anak di setiap tahap usia.

Hape adalah merek mainan kayu yang didirikan di Jerman, dengan keunggulan pada warna, keseruan, serta dukungan terhadap berbagai aspek perkembangan anak di setiap tahap usia.

Dirancang dengan memperhatikan proses belajar anak, mainan ini membantu melatih keterampilan penting seperti melihat, mendengar, mengamati, menggunakan motorik halus, memecahkan masalah, berimajinasi, dan berkreasi. Mainan ini juga mendukung pembelajaran terpadu melalui pendekatan STEAM.

Desain dan bahannya kokoh serta tahan lama, dengan fokus mendukung perkembangan anak. Keselamatan anak juga menjadi perhatian utama, melalui penggunaan cat non-toxic dan kayu dengan pengendalian mutu FSC. Ketahanannya membuat mainan ini dapat digunakan dalam waktu lama dan ramah lingkungan.

Karena itu, Hape menjadi merek mainan kayu dunia yang mengutamakan standar keselamatan mainan serta proses produksi yang memperhatikan lingkungan.

Dengan demikian, mainan kayu Hape dapat melengkapi berbagai kegiatan ini untuk membantu anak menjauh dari layar.

Yang paling penting adalah berbagi waktu yang menyenangkan bersama keluarga, karena di mana ada cinta, di situlah rumah terasa lengkap! Apa kegiatan yang Anda lakukan bersama si kecil? 😁

Hape Thailand
Love Play Learn

🌐: Lihat semua produk /hape-brand-page

Ikuti berita terbaru dan promo menarik FB : Hape Thailand

Referensi: https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/A-Parents-Guide-to-Safe-Sleep.aspx

https://www.nhs.uk/baby/caring-for-a-newborn/helping-your-baby-to-sleep/

Pertanyaan yang sering diajukan

Anak banyak tidur siang lalu tidak tidur malam, bagaimana mengatasinya?

+

Buat rutinitas harian yang jelas dan tidurkan anak di kamar yang gelap serta tenang. Jangan menyalakan televisi pada malam hari agar anak terbantu membedakan siang dan malam.

Apa yang harus dilakukan jika anak tidak mau tidur karena ingin terus bermain?

+

Beri tahu anak beberapa saat sebelum tidur bahwa waktu bermain hampir selesai, lalu jalankan rutinitas sebelum tidur secara konsisten setiap malam.

Bolehkah bayi tidur bersama boneka?

+

Bayi di bawah 12 bulan tidak boleh tidur dengan boneka, bantal, selimut, atau bantalan pelindung sisi ranjang karena meningkatkan risiko SIDS. Bayi sebaiknya tidur telentang di atas kasur yang padat. Anak berusia 1 tahun ke atas boleh memeluk boneka lembut saat tidur.

Apa saja penyebab anak sering terbangun pada malam hari?

+

Bayi kecil masih perlu bangun untuk menyusu, dan hal ini normal. Selain itu, penyebabnya bisa berupa kolik, tumbuh gigi susu, atau perut kembung dan mulas. Jika sering terjadi atau tampak tidak biasa, konsultasikan dengan dokter anak.

Apakah wajar jika anak lebih sulit tidur setelah ibu kembali bekerja?

+

Hal ini bisa terjadi karena perubahan rutinitas membuat anak cemas. Yang terpenting adalah membantu anak merasa yakin bahwa ayah atau ibu ada di sisinya.

Artikel terkait

หมุนเวียนของเล่น : 8 วิธี ช่วยส่งเสริมให้เด็กเล่นอย่างมีสติ
  • Mainan Edukasi
  • Pengasuhan Anak

Rotasi Mainan: 8 Cara Membantu Anak Bermain dengan Penuh Kesadaran

Saat liburan, anak sering mendapat mainan baru, baik sebagai hadiah maupun dibelikan orang tua. Inilah kesempatan untuk mengenalkan rotasi mainan sekaligus mengajarkan rasa syukur dan menghargai barang yang dimiliki.

17 Apr 20245 menit baca
คุณแม่หลังคลอดห่มผ้าอุ่น ๆ ดื่มน้ำอุ่น
  • Pengasuhan Anak

Mengapa Ibu Menggigil Setelah Melahirkan dan Bagaimana Mengatasinya?

Rasa dingin setelah melahirkan dapat terjadi ketika tubuh ibu membutuhkan waktu untuk pulih dan kembali ke kondisi normal. Untuk mendukung pemulihan, ibu perlu mencukupi asupan protein, karbohidrat, dan lemak sehat serta menghindari makanan olahan, makanan manis, dan makanan tinggi garam.

17 Feb 20246 menit baca
เบาะนอนทารกแน่นพร้อมผ้าปูตึง
  • Pengasuhan Anak

5 Cara Memilih Kasur Bayi agar Si Kecil Tidur Nyaman

Tidur si kecil sangat penting dan perlu mendapat perhatian khusus. Saat memilih kasur bayi, pertimbangkan berat badan bayi, kemudahan membersihkannya, serta kualitas bahannya; hindari kasur yang terlalu tua, dan ajak si kecil saat memilih agar mendapatkan kasur yang paling cocok untuknya.

10 Feb 20245 menit baca