Kunjungi toko kami089-894-9491
Keranjang sayaPengiriman
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
ABC the Baby
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
  • Beranda
  • Toko
  • Artikel
  • Toko kami
  • Tentang kami
  • Hubungi kami

Dapatkan promo dan kode diskon lebih dulu

Tambahkan ABC the Baby di LINE untuk promo, produk baru, dan artikel bermanfaat untuk orang tua.

Tambahkan LINE kami
ABC the Baby

ABC the Baby adalah toko perlengkapan bayi premium di Thailand yang menjual kebutuhan bayi baru lahir, perlengkapan persalinan, hadiah bayi, stroller, car seat, gendongan bayi, dan pompa ASI — dengan toko fisik untuk mencoba produk secara langsung.

Tentang ABC the Baby

  • Tentang kami
  • Artikel
  • Toko kami
  • Registrasi garansi produk

Belanja

  • Semua produk
  • Produk diskon
  • Keranjang
  • Pengiriman

Bantuan

  • Hubungi kami
  • Pengembalian
  • Kebijakan privasi

Pembayaran

PromptPayVisaMastercardJCBUnionPayAmerican ExpressK PLUSSCB EASYBangkok BankKrungsriTrueMoneyShopeePayLINE Pay

Chat dengan kami

LINE OAMessenger

Toko kami · 3 cabang

  • Mega Bangna
  • Vibhavadi Rangsit
  • Rama 2
  • Cari toko terdekat
© 2026 ABC the BabyKebijakan privasiPengembalian
BerandaProdukPromoHadiahToko

Halo, selamat datang!

  • Chat di LINE
  • Chat di Messenger
  • Telepon kami
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. 5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Bayi Tidur, Mengapa?

5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Bayi Tidur, Mengapa?

5 Sep 2023Diperbarui 18 Okt 20265 menit baca
ทารกนอนหลับหงายในเปลโล่ง คุณแม่เฝ้า

Langsung ke bagian

  1. Ringkasan singkat
  2. Berapa jam bayi tidur?
  3. Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat bayi tidur?
  4. 1. Jangan menganggap tidur sebentar sudah cukup untuk beristirahat
  5. 2. Jangan langsung menghampiri bayi begitu ia terbangun
  6. 3. Jangan membangunkan bayi saat ia tidur
  7. 4. Jangan mengabaikan tanda mengantuk
  8. 5. Jangan menggunakan selimut dan perlengkapan tidur yang empuk di tempat tidur bayi
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

Coba dulu sebelum membeli

Kunjungi 3 toko kami untuk mencoba stroller dan car seat secara langsung.

Lihat tokoBelanja online

Lima hal yang perlu dihindari saat bayi tidur adalah menganggap tidur sebentar sudah cukup, langsung menggendong setiap kali bayi bergerak atau terbangun sesaat (namun segera tangani jika ia menangis atau lapar), membangunkannya tanpa perlu, mengabaikan tanda mengantuk hingga ia terlalu lelah, serta meletakkan selimut, bantal, boneka, atau bantalan pelindung sisi ranjang di tempat tidurnya. Sesuai anjuran AAP, bayi sebaiknya tidur telentang di atas kasur yang padat dan rata untuk mengurangi risiko SIDS.

Daftar isi (9 bagian)
  1. Ringkasan singkat
  2. Berapa jam bayi tidur?
  3. Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat bayi tidur?
  4. 1. Jangan menganggap tidur sebentar sudah cukup untuk beristirahat
  5. 2. Jangan langsung menghampiri bayi begitu ia terbangun
  6. 3. Jangan membangunkan bayi saat ia tidur
  7. 4. Jangan mengabaikan tanda mengantuk
  8. 5. Jangan menggunakan selimut dan perlengkapan tidur yang empuk di tempat tidur bayi
  9. Pertanyaan yang sering diajukan

Ringkasan singkat

  1. 01

    Bayi sebaiknya tidur telentang di atas kasur yang padat, tanpa bantal, selimut, boneka, atau bantalan pelindung sisi ranjang di tempat tidurnya.

  2. 02

    Bayi baru lahir hingga usia 4 bulan tidur total sekitar 16–18 jam per hari dalam beberapa periode singkat.

  3. 03

    Bayi baru lahir sering terbangun karena lapar. Jika bayi menangis, segera periksa kebutuhan susu dan popoknya.

  4. 04

    Mengucek mata, menguap, atau menatap kosong adalah tanda mengantuk. Ajak bayi tidur sebelum ia terlalu lelah.

  5. 05

    Sebaiknya jangan membangunkan bayi saat tidur, kecuali diperlukan, misalnya untuk menyusu atau mengganti popok.

Produk yang dibahas di artikel ini

  • Stokke Sleepi V3 Mini เตียงทารกStokke Sleepi V3 Mini เตียงทารก

Membantu bayi tidur dengan baik sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangannya pada awal kehidupan. Namun, selain penting, perawatan saat bayi tidur juga memerlukan kehati-hatian karena ada hal-hal yang perlu dihindari dan tidak boleh dilakukan untuk mencegah bahaya yang mungkin menimpa bayi.

Bagian artikel ini membahas hal-hal yang perlu dihindari dan tidak boleh dilakukan demi keamanan serta pertumbuhan bayi.

Bacaan yang direkomendasikan: 5 penyakit pada anak saat musim hujan yang perlu diwaspadai orang tua

Bayi tidur dengan tenang

Berapa jam bayi tidur?

Catatan: Kebutuhan durasi tidur bayi dapat berbeda-beda sesuai usia dan kondisi kesehatannya. Karena itu, konsultasikan dengan dokter atau tenaga medis untuk mendapatkan saran yang sesuai bagi bayi Anda.

Jumlah jam tidur bayi merupakan hal penting yang mendukung pertumbuhan dan perkembangannya pada awal kehidupan. Karena itu, tidur bayi perlu diperhatikan agar ia merasa nyaman dan mendapatkan tidur yang sesuai untuk mendukung pertumbuhannya secara optimal.

Tabel berikut menunjukkan durasi tidur yang sesuai untuk setiap kelompok usia bayi dan anak.

Usia bayi dan anakPerkiraan durasi tidur (termasuk tidur siang)
Baru lahir–4 bulanSekitar 16–18 jam per hari, terbagi dalam periode singkat pada siang dan malam hari karena bayi perlu sering terbangun untuk menyusu
4–12 bulanSekitar 12–16 jam per hari
1–2 tahunSekitar 11–14 jam per hari
3–5 tahunSekitar 10–13 jam per hari

Sumber: Sleep Foundation, yang mengacu pada rekomendasi American Academy of Sleep Medicine (AASM). Angka tersebut merupakan perkiraan; setiap bayi mungkin tidur sedikit lebih lama atau lebih singkat.

Selain itu, agar bayi tidur dengan nyaman dan aman, atur tempat tidurnya sesuai prinsip tidur aman: selalu baringkan bayi telentang di atas kasur yang padat dan rata, dengan seprai berkaret yang pas menutupi kasur. Jangan letakkan bantal, selimut, selimut tebal, boneka, atau bantalan pelindung sisi ranjang di tempat tidurnya. Jaga suhu ruangan tetap nyaman dan tidak terlalu panas. Baca panduan memilihnya di cara memilih kasur bayi dan tempat tidur bayi.

Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat bayi tidur?

1. Jangan menganggap tidur sebentar sudah cukup untuk beristirahat

Bayi tidur siang sebentar

Hindari menganggap bahwa tidur singkat selama beberapa menit sudah cukup bagi bayi. Beberapa penulis buku tentang tidur anak berpendapat bahwa tidur siang kurang dari sekitar 45 menit mungkin belum memberikan istirahat yang cukup bagi bayi sehingga ia menjadi lebih rewel dan lebih sering menangis. Pendapat ini berasal dari pengalaman, bukan patokan medis. Pada bayi baru lahir, durasi tidur yang berbeda-beda, baik singkat maupun panjang, dapat merupakan hal yang normal.

Memantau durasi tidur bayi penting untuk memastikan ia mendapatkan istirahat yang cukup dan dapat memulihkan energinya secara optimal.

Mengacu pada Elizabeth Pantley, penulis buku "The No-Cry Nap Solution"

2. Jangan langsung menghampiri bayi begitu ia terbangun

Bayi terbangun di tempat tidur dan orang tua tidak langsung menggendongnya

Bayi sering bergerak, mengeluarkan suara, atau membuka mata sesaat di antara siklus tidurnya. Hal ini normal. Jika bayi tidak menangis, menunggu sebentar sebelum menggendongnya dapat membantu ia kembali tidur sendiri. Langsung menggendongnya setiap kali ia bergerak dapat membuatnya benar-benar terjaga dan lebih sulit kembali tidur.

Namun, bayi baru lahir hingga usia sekitar 3–4 bulan perlu sering menyusu. Karena itu, sebagian besar kejadian terbangun pada malam hari disebabkan oleh rasa lapar atau tidak nyaman. Jika bayi menangis, segera periksa kebutuhan susu, popok, dan keamanannya. Jangan biarkan ia menangis terlalu lama. Latihan tidur mandiri sebaiknya dimulai ketika bayi sudah lebih besar dan setelah berkonsultasi dengan dokter anak (baca selengkapnya di apa yang harus dilakukan jika bayi tidak tidur pada malam hari).

3. Jangan membangunkan bayi saat ia tidur

Bayi yang sedang tidur sebaiknya tidak dibangunkan

Penting untuk tidak membangunkan bayi ketika ia sedang tidur karena tidur berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhannya. Meskipun bayi mungkin tidur lama pada siang hari, hal tersebut seharusnya tidak menjadi faktor yang membuatnya sulit tidur pada malam hari. Menjaga pola tidur siang dan malam yang sesuai akan membantu bayi mendapatkan durasi tidur yang cukup dan berkembang secara optimal.

Membangunkan bayi saat tidur dapat membuatnya tidak memperoleh manfaat dan pemulihan energi yang cukup dari tidurnya. Selain itu, hal ini dapat membuat bayi merasa tidak nyaman atau menyebabkan pola tidur yang tidak teratur sehingga ia lebih sulit tidur di kemudian hari.

Keputusan untuk membangunkan bayi perlu dipertimbangkan dengan cermat. Jika tidak benar-benar diperlukan, biarkan bayi tidur sesuai kebutuhannya. Namun, jika ada keperluan seperti menyusu atau mengganti popok, lakukan dengan lembut agar tidur si kecil sesedikit mungkin terganggu.

4. Jangan mengabaikan tanda mengantuk

Bayi menunjukkan tanda mengantuk

Tanda-tanda seperti mengucek mata, menguap, menatap kosong, atau kelopak mata mulai terkulai menunjukkan bahwa bayi sedang mengantuk. Perilaku lain, seperti rewel atau menangis, juga dapat menandakan bahwa bayi mengantuk.

Dr. Marc Weissbluth, penulis buku "Healthy Sleep Habits, Happy Child", memberikan saran penting agar orang tua mengenali dan memperhatikan tanda-tanda tersebut supaya bayi tidak menjadi terlalu lelah (overtired). Kondisi ini dapat membuat bayi rewel, sulit tidur, dan lebih sering terbangun. Mengamati dan merespons kebutuhan bayi penting untuk membangun kebiasaan tidur yang baik serta mendukung perkembangan si kecil sesuai kebutuhannya.

5. Jangan menggunakan selimut dan perlengkapan tidur yang empuk di tempat tidur bayi

Bayi tidur di tempat tidur tanpa selimut

Karena perlengkapan tidur berkaitan dengan keamanan bayi, American Academy of Pediatrics memberikan rekomendasi untuk menciptakan lingkungan tidur yang aman. Rekomendasi tersebut mencakup menghindari selimut dan perlengkapan tidur sejenis selama bayi masih tumbuh dan kemampuan bergeraknya masih terbatas, guna mencegah risiko sindrom kematian bayi mendadak (Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS).

Selimut, selimut tebal, bantal, boneka, dan bantalan pelindung sisi ranjang dapat melilit tubuh atau menutupi wajah bayi hingga menghambat pernapasan. Karena itu, benda-benda tersebut tidak boleh diletakkan di tempat tidur bayi selama tahun pertama. Jika khawatir bayi kedinginan, gunakan pakaian tidur yang cukup hangat atau kantong tidur khusus bayi (sleep sack) sebagai pengganti selimut. Baringkan bayi telentang di tempat tidurnya sendiri, di kamar yang sama dengan orang tua (referensi: HealthyChildren.org (AAP) dan NHS). Baca lebih lanjut tentang penataan kamar tidur yang aman di menyiapkan kamar tidur bayi baru lahir.

Referensi: https://www.healthshots.com/mom-says/5-common-baby-sleep-mistakes-that-parents-should-avoid/

https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/a-parents-guide-to-safe-sleep.aspx

https://www.nhs.uk/baby/caring-for-a-newborn/reduce-the-risk-of-sudden-infant-death-syndrome/

https://www.sleepfoundation.org/children-and-sleep/how-much-sleep-do-kids-need

Pertanyaan yang sering diajukan

Berapa jam bayi tidur dalam sehari?

+

Bayi baru lahir hingga usia 4 bulan tidur sekitar 16–18 jam, usia 4–12 bulan sekitar 12–16 jam, dan usia 1–2 tahun sekitar 11–14 jam per hari, termasuk tidur siang.

Bolehkah bayi tidur memakai selimut?

+

Sebaiknya jangan menggunakan selimut atau selimut tebal di tempat tidur bayi selama tahun pertama karena dapat menutupi wajah atau melilit tubuh hingga menghambat pernapasan. Gunakan pakaian tidur atau kantong tidur khusus bayi sebagai gantinya.

Apa yang harus dilakukan jika bayi terbangun setelah tidur sebentar?

+

Jika bayi hanya bergerak dan tidak menangis, tunggu sebentar untuk melihat apakah ia bisa kembali tidur sendiri. Namun, jika ia menangis, lapar, atau merasa tidak nyaman, segera tangani kebutuhannya.

Bagaimana mengetahui bayi mengantuk?

+

Perhatikan apakah bayi mengucek mata, menguap, menatap kosong, atau rewel. Sebaiknya ajak ia tidur sebelum terlalu lelah.

Artikel terkait

e3021 3 blog 1
  • Mainan Edukasi

5 Manfaat Bermain Kreatif untuk Belajar dan Tumbuh Kembang Anak

Bermain peran, membangun benteng, atau berimajinasi sebagai pahlawan super membantu anak belajar dan tumbuh. Kenali keterampilan yang berkembang serta cara mendukungnya.

24 Jun 20246 menit baca
คุณแม่อุ้มลูกแรกเกิดรอฉีดวัคซีนที่คลินิกเด็ก

Vaksin Bayi Baru Lahir: Jadwal Imunisasi Dasar yang Perlu Orang Tua Ketahui

Ringkasan jadwal imunisasi dasar Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand dari lahir hingga usia 4 tahun, beserta persiapan dan perawatan setelah vaksinasi.

23 Mei 20245 menit baca
คุณแม่หลังคลอดพักผ่อนกับลูกน้อยที่บ้าน

7 Kondisi Setelah Melahirkan yang Perlu Ibu Hadapi

Kehamilan mungkin terasa sebagai tantangan terbesar, tetapi masa setelah melahirkan juga perlu diperhatikan. Kenali perubahan fisik dan emosional yang dapat dialami ibu selama pemulihan.

15 Mei 20244 menit baca