Kunjungi toko kami089-894-9491
Keranjang sayaPengiriman
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
ABC the Baby
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
  • Beranda
  • Toko
  • Artikel
  • Toko kami
  • Tentang kami
  • Hubungi kami

Dapatkan promo dan kode diskon lebih dulu

Tambahkan ABC the Baby di LINE untuk promo, produk baru, dan artikel bermanfaat untuk orang tua.

Tambahkan LINE kami
ABC the Baby

ABC the Baby adalah toko perlengkapan bayi premium di Thailand yang menjual kebutuhan bayi baru lahir, perlengkapan persalinan, hadiah bayi, stroller, car seat, gendongan bayi, dan pompa ASI — dengan toko fisik untuk mencoba produk secara langsung.

Tentang ABC the Baby

  • Tentang kami
  • Artikel
  • Toko kami
  • Registrasi garansi produk

Belanja

  • Semua produk
  • Produk diskon
  • Keranjang
  • Pengiriman

Bantuan

  • Hubungi kami
  • Pengembalian
  • Kebijakan privasi

Pembayaran

PromptPayVisaMastercardJCBUnionPayAmerican ExpressK PLUSSCB EASYBangkok BankKrungsriTrueMoneyShopeePayLINE Pay

Chat dengan kami

LINE OAMessenger

Toko kami · 3 cabang

  • Mega Bangna
  • Vibhavadi Rangsit
  • Rama 2
  • Cari toko terdekat
© 2026 ABC the BabyKebijakan privasiPengembalian
BerandaProdukPromoHadiahToko

Halo, selamat datang!

  • Chat di LINE
  • Chat di Messenger
  • Telepon kami
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Pengasuhan Anak
  4. 10 Cara Menata Rumah agar Rapi dan Aman untuk Anak
  • Pengasuhan Anak

10 Cara Menata Rumah agar Rapi dan Aman untuk Anak

3 Jan 2024Diperbarui 18 Okt 20266 menit baca
บ้านจัดเป็นระเบียบปลอดภัยสำหรับเด็ก

Langsung ke bagian

  1. Ringkasan singkat
  2. Bagaimana cara menata rumah agar rapi?
  3. Kesimpulan
  4. Pertanyaan yang sering diajukan

Coba dulu sebelum membeli

Kunjungi 3 toko kami untuk mencoba stroller dan car seat secara langsung.

Lihat tokoBelanja online

Rumah yang rapi dan aman untuk anak dapat diwujudkan dengan menyimpan obat dan bahan kimia di lemari terkunci, menambatkan furnitur ke dinding, memasang pagar pengaman dan bahan antiselip di tangga serta lantai yang berbeda ketinggian, merapikan kabel dan menutup stopkontak, mengunci pintu serta jendela, dan menjauhkan tali tirai dari jangkauan anak. Bersihkan rumah secara rutin, pilih perlengkapan tanpa bahan kimia berisiko, atur pencahayaan yang sesuai, serta gunakan tempat tidur atau boks bayi yang memenuhi standar, dengan bayi tidur sekamar bersama orang tua tetapi di tempat tidur terpisah.

Daftar isi (4 bagian)
  1. Ringkasan singkat
  2. Bagaimana cara menata rumah agar rapi?
  3. Kesimpulan
  4. Pertanyaan yang sering diajukan

Ringkasan singkat

  1. 01

    Simpan obat, cairan pembersih, baterai kancing, dan benda kecil di lemari terkunci di luar jangkauan anak.

  2. 02

    Tambatkan lemari, rak, dan televisi ke dinding, serta pasang pagar pengaman tangga dan bahan antiselip.

  3. 03

    Jangan meletakkan furnitur di bawah jendela, dan jauhkan tali tirai dari jangkauan anak karena berisiko menjerat leher.

  4. 04

    Jarak antarjeruji tempat tidur bayi sebaiknya tidak melebihi sekitar 6 sentimeter, dan posisi kasur perlu diturunkan ketika anak mulai berdiri sambil berpegangan.

  5. 05

    Bayi sebaiknya tidur sekamar dengan orang tua tetapi di tempat tidur terpisah; tidur di tempat tidur yang sama tidak disarankan.

Produk yang dibahas di artikel ini

  • Stokke Sleepi Bed V3 เตียงเด็กStokke Sleepi Bed V3 เตียงเด็ก

Artikel rekomendasi: Menyiapkan kamar tidur bayi baru lahir: bagaimana menatanya dan apa saja yang diperlukan?

Rumah yang tertata rapi dan aman untuk anak kecil

Bagaimana cara menata rumah agar rapi?

1. Jauhkan benda berbahaya dari jangkauan anak

Untuk mencegah kecelakaan akibat benda yang berbahaya bagi anak, simpan barang di lemari tinggi, pasang pengunci lemari atau gunakan lemari yang dapat dikunci, gunakan kotak penyimpanan yang dapat dikunci, pilih bahan yang aman, dan letakkan benda panas di tempat yang aman. Bangun pemahaman bersama dalam keluarga dan ajari anak tentang bahaya benda-benda tersebut. Langkah-langkah ini membantu mengurangi risiko dan menjadikan rumah lebih aman bagi anak. Benda yang terutama harus dijauhkan dari jangkauan anak meliputi obat, vitamin, cairan pembersih, baterai kancing, magnet kecil, kantong plastik, serta benda kecil yang dapat tertelan atau menyebabkan tersedak (baca cara memberikan pertolongan pertama saat anak tersedak).

Perhatian: Jika anak menelan obat, bahan kimia, atau baterai kancing, jangan memasukkan jari ke tenggorokan atau mencoba membuatnya muntah. Segera hubungi 1669 atau konsultasikan dengan Pusat Racun Rumah Sakit Ramathibodi di nomor 1367, dan bawa kemasannya.

Kamar tidur anak dengan barang-barang yang tertata rapi

2. Pilih furnitur dan perlengkapan yang aman

Saat menata rumah agar rapi dan aman bagi anak, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah memilih furnitur dan perlengkapan yang tidak membahayakan anak kecil. Hal ini membantu anak belajar dan tumbuh dalam lingkungan yang aman dan sesuai.

Pilih furnitur dengan sudut membulat atau pasang pelindung karet pada sudut meja. Tambatkan lemari, rak, dan televisi ke dinding agar tidak menimpa anak saat dipanjat atau ditarik. Letakkan mainan di rak rendah yang dapat dijangkau anak tanpa perlu memanjat, dan pasang alas bermain bayi di sudut bermain untuk meredam benturan saat anak terjatuh.

3. Perhatikan keselamatan si kecil saat naik dan turun tangga

Untuk menjaga keselamatan anak yang kamar tidurnya berada di lantai atas, penting untuk memperhatikan dan mengawasinya saat naik dan turun tangga. Penggunaan pelapis tangga antiselip, pemasangan pegangan tangga yang kokoh, lampu atau penanda di area tangga, pagar pengaman tangga, serta perlengkapan pencegah jatuh dapat membantu mencegah kecelakaan di area tangga secara efektif.

Penyimpanan kabel dan peralatan listrik di luar jangkauan anak

4. Simpan kabel dan peralatan listrik dengan aman

Menyimpan kabel dan peralatan listrik agar tidak mudah dijangkau merupakan langkah penting untuk mencegah kecelakaan dan menciptakan lingkungan rumah yang aman. Selain menggunakan pita perekat, klip kabel, dan berbagai perlengkapan penata kabel, ada beberapa cara lain untuk membuat penyimpanan lebih efektif:

  1. Pita silikon atau klip kabel: Gunakan untuk menyatukan kabel dan mengatur panjangnya dengan mudah.

  2. Kotak penyimpanan kabel: Gunakan kotak bertutup untuk melindungi kabel dan mencegah anak mengutak-atiknya.

  3. Perlengkapan penata kabel: Gunakan alat yang membantu memisahkan kabel dan mencegah kontaminasi.

  4. Jalur kabel: Pasang jalur kabel agar kabel tidak terlepas dan lingkungan tetap aman.

  5. Pengikat kabel: Membantu mencegah kabel terlepas atau saling menindih.

  6. Pipa pelindung kabel: Letakkan kabel di dalam pipa agar tidak diutak-atik anak dan untuk mengurangi risiko kecelakaan.

  7. Pemeriksaan: Periksa kabel secara rutin. Jika rusak, segera ganti.

  8. Pengaman stopkontak untuk anak: Gunakan penutup stopkontak atau stopkontak dengan penutup pengaman internal agar anak tidak memasukkan jari atau benda ke dalamnya.

Penataan kabel dan peralatan listrik yang aman membantu mengurangi risiko kecelakaan terkait listrik serta menjadikan rumah lebih aman dan rapi.

5. Waspadai lantai yang berbeda ketinggian

Untuk menjaga keselamatan anak di rumah dengan lantai yang berbeda ketinggian, langkah pencegahan kecelakaan meliputi pemasangan karpet peredam benturan, pemilihan bahan antiselip, pemasangan pegangan untuk menjaga keseimbangan, lampu penanda, pagar pengaman untuk membatasi akses, serta pengajaran tentang keselamatan kepada anak. Langkah-langkah ini membantu mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan rumah yang aman.

Orang tua menata rumah agar aman untuk anak

6. Pastikan pintu dan jendela aman

Untuk membuat pintu dan jendela aman bagi anak, pasang pengaman pintu dan kunci, pilih jendela yang kokoh dan tidak mudah pecah, serta kunci jendela. Batasi akses ke area jendela, misalnya dengan tidak meletakkan tempat tidur, sofa, atau kursi di bawahnya agar anak tidak dapat memanjat. Pasang teralis atau pengunci yang membatasi bukaan jendela hingga sekitar 10 sentimeter. Simpan tali tirai atau kerai di tempat tinggi di luar jangkauan anak karena berisiko menjerat leher, dan ajari anak tentang keselamatan. Langkah-langkah ini membantu mengurangi risiko kecelakaan dan menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

7. Bersihkan rumah secara rutin

Demi keselamatan dan kesehatan anak, bersihkan area rumah secara rutin dengan mencuci lantai, membersihkan sistem sirkulasi udara, merawat saluran pembuangan, dan membersihkan kamar mandi.

Selain itu, menyimpan mainan dengan rapi, menjaga jalur berjalan tetap tertata, serta memilih penyedot debu atau pembersih udara yang dilengkapi filter debu membantu mengurangi risiko kecelakaan, paparan debu, dan penyakit infeksi. Rumah yang terawat dan rapi menciptakan lingkungan yang aman serta sesuai bagi anak untuk belajar dan bermain.

8. Pilih perlengkapan atau barang tanpa kandungan bahan kimia

Untuk menjaga keselamatan anak yang senang mengeksplorasi dan mencoba hal baru, pilih perlengkapan serta barang yang tidak mengandung bahan kimia berisiko bagi kesehatan. Contohnya adalah cairan pembersih yang aman, mainan dari bahan yang aman, pakaian dan kasur yang aman, bumbu serta makanan yang aman, perlengkapan kamar mandi tanpa bahan kimia berisiko, dan perlengkapan bepergian yang aman. Merawat serta memilih perlengkapan dan barang yang aman membantu mengurangi risiko masuknya bahan kimia berbahaya ke tubuh anak saat bermain.

Ruangan di rumah dengan pencahayaan yang cukup untuk anak

9. Pencahayaan di dalam rumah

Pencahayaan yang cukup di dalam rumah penting bagi si kecil dan berpengaruh pada pertumbuhan serta perkembangannya. Manfaatkan cahaya alami sebaik mungkin, gunakan lampu LED dengan cahaya lembut, dan pasang lampu dekoratif atau lampu khusus dengan desain lucu di ruang bermain.

Selain itu, gunakan tirai tebal atau tirai penghalang cahaya di kamar tidur untuk mengatur cahaya saat si kecil perlu tidur. Lampu tidur yang tingkat kecerahannya dapat diatur serta pencahayaan yang cukup di ruang bermain juga merupakan pilihan yang baik. Semua ini membantu si kecil merasa nyaman pada mata, aman, dan senang di lingkungan rumah.

10. Perhatikan tempat tidur dan boks si kecil

Bagi bayi yang belum mampu melindungi dirinya sendiri, tempat tidur atau boks juga dapat menjadi sumber bahaya. Untuk mencegah kecelakaan akibat terjatuh, utamakan penggunaan boks bayi atau tempat tidur bayi dengan struktur yang kokoh dan pagar pengaman di seluruh sisinya.

Selain itu, penggunaan pagar besi merupakan cara yang baik untuk mencegah anak terjatuh. Pagar harus cukup tinggi agar tidak dapat dipanjat anak. Ketika anak mulai bisa duduk atau berdiri sambil berpegangan, turunkan posisi kasur. Jarak antarjeruji harus cukup sempit sehingga kepala anak tidak dapat melewatinya. Menurut standar internasional, jaraknya sebaiknya tidak melebihi sekitar 6 sentimeter. Pilih juga kasur yang padat dan ukurannya pas dengan tempat tidur.

American Academy of Pediatrics (AAP) menganjurkan agar bayi tidur sekamar dengan orang tua tetapi di tempat tidur terpisah, dengan meletakkan boks atau tempat tidur bayi di dekat tempat tidur orang tua, setidaknya selama 6 bulan pertama. Cara ini juga memudahkan perawatan dan pemberian susu pada malam hari serta membantu mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS). Bayi tidak disarankan tidur di tempat tidur yang sama dengan orang tua karena berisiko tertindih atau terhalang bantal maupun selimut hingga tidak dapat bernapas. Tidurkan bayi telentang di atas kasur yang padat, tanpa bantal, selimut, boneka, atau bantalan pelindung sisi boks. Baca lebih lanjut tentang hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat bayi tidur.

Memilih tempat tidur atau boks yang memenuhi standar keselamatan tinggi, memasang pagar besi dengan benar, dan mengawasi si kecil merupakan faktor penting untuk mencegah kecelakaan yang mungkin terjadi.

Artikel rekomendasi: Bagaimana memilih tempat tidur bayi baru lahir yang sesuai dan sepadan dengan harganya?

Kesimpulan

Artikel ini menjelaskan cara menata rumah agar rapi dan aman bagi si kecil, yaitu menjauhkan benda berbahaya dari jangkauan anak, memilih dan menambatkan furnitur dengan kokoh, menjaga keamanan tangga, merapikan kabel dan menutup stopkontak, mewaspadai lantai yang berbeda ketinggian, mengamankan pintu serta jendela, membersihkan rumah secara rutin, memilih barang tanpa bahan kimia berisiko, mengatur pencahayaan yang sesuai, serta memilih tempat tidur atau boks yang memenuhi standar. Bayi sebaiknya tidur sekamar dengan orang tua tetapi di tempat tidur terpisah. Panduan tambahan tentang keselamatan di rumah tersedia di HealthyChildren.org. Menerapkan saran-saran ini membantu menciptakan lingkungan yang sesuai dan aman bagi tumbuh kembang si kecil di rumah Anda.

Sumber referensi: https://www.homesandgardens.com/solved/how-to-organize-a-home-with-kids-in-mind

https://www.clean-organized-family-home.com/kids-home-safety-tips.html

https://gharpedia.com/blog/kids-room-organization/

https://www.homesandgardens.com/solved/organizing-a-kids-room

https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/A-Parents-Guide-to-Safe-Sleep.aspx

https://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/at-home/Pages/default.aspx

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang perlu disiapkan di rumah jika memiliki anak kecil?

+

Siapkan lemari atau kotak yang dapat dikunci untuk obat dan bahan kimia, pagar pengaman tangga, penutup stopkontak, pengikat furnitur ke dinding, serta pengunci pintu dan jendela untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Bolehkah bayi tidur di tempat tidur yang sama dengan orang tua?

+

Tidak disarankan. AAP menganjurkan bayi tidur sekamar dengan orang tua tetapi di tempat tidur terpisah, misalnya dengan meletakkan boks bayi di samping tempat tidur orang tua, untuk mengurangi risiko tertindih dan sindrom kematian bayi mendadak.

Bagaimana cara menjauhkan kabel listrik dari jangkauan anak?

+

Gunakan klip atau pita silikon untuk menyatukan kabel, simpan kabel dalam kotak bertutup atau pipa pelindung kabel, gunakan penutup stopkontak, dan periksa kondisi kabel secara rutin.

Bagaimana mencegah anak jatuh jika rumah memiliki tangga?

+

Pasang pagar pengaman di bagian atas dan bawah tangga, gunakan pegangan tangga yang kokoh serta pelapis antiselip, dan pasang lampu di area tangga.

Apa yang harus dilakukan jika anak menelan obat atau bahan kimia?

+

Jangan memasukkan jari ke tenggorokan atau mencoba membuat anak muntah. Segera hubungi 1669 atau Pusat Racun Rumah Sakit Ramathibodi di nomor 1367, dan bawa kemasan bahan yang tertelan.

Artikel terkait

หมุนเวียนของเล่น : 8 วิธี ช่วยส่งเสริมให้เด็กเล่นอย่างมีสติ
  • Mainan Edukasi
  • Pengasuhan Anak

Rotasi Mainan: 8 Cara Membantu Anak Bermain dengan Penuh Kesadaran

Saat liburan, anak sering mendapat mainan baru, baik sebagai hadiah maupun dibelikan orang tua. Inilah kesempatan untuk mengenalkan rotasi mainan sekaligus mengajarkan rasa syukur dan menghargai barang yang dimiliki.

17 Apr 20245 menit baca
คุณแม่หลังคลอดห่มผ้าอุ่น ๆ ดื่มน้ำอุ่น
  • Pengasuhan Anak

Mengapa Ibu Menggigil Setelah Melahirkan dan Bagaimana Mengatasinya?

Rasa dingin setelah melahirkan dapat terjadi ketika tubuh ibu membutuhkan waktu untuk pulih dan kembali ke kondisi normal. Untuk mendukung pemulihan, ibu perlu mencukupi asupan protein, karbohidrat, dan lemak sehat serta menghindari makanan olahan, makanan manis, dan makanan tinggi garam.

17 Feb 20246 menit baca
เบาะนอนทารกแน่นพร้อมผ้าปูตึง
  • Pengasuhan Anak

5 Cara Memilih Kasur Bayi agar Si Kecil Tidur Nyaman

Tidur si kecil sangat penting dan perlu mendapat perhatian khusus. Saat memilih kasur bayi, pertimbangkan berat badan bayi, kemudahan membersihkannya, serta kualitas bahannya; hindari kasur yang terlalu tua, dan ajak si kecil saat memilih agar mendapatkan kasur yang paling cocok untuknya.

10 Feb 20245 menit baca