Kunjungi toko kami089-894-9491
Keranjang sayaPengiriman
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
ABC the Baby
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
StokkeTripp TrappJoieTommee TippeeHapeGB Pockit
  • ไทย
  • English
  • 中文
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • العربية
  • Beranda
  • Toko
  • Artikel
  • Toko kami
  • Tentang kami
  • Hubungi kami

Dapatkan promo dan kode diskon lebih dulu

Tambahkan ABC the Baby di LINE untuk promo, produk baru, dan artikel bermanfaat untuk orang tua.

Tambahkan LINE kami
ABC the Baby

ABC the Baby adalah toko perlengkapan bayi premium di Thailand yang menjual kebutuhan bayi baru lahir, perlengkapan persalinan, hadiah bayi, stroller, car seat, gendongan bayi, dan pompa ASI — dengan toko fisik untuk mencoba produk secara langsung.

Tentang ABC the Baby

  • Tentang kami
  • Artikel
  • Toko kami
  • Registrasi garansi produk

Belanja

  • Semua produk
  • Produk diskon
  • Keranjang
  • Pengiriman

Bantuan

  • Hubungi kami
  • Pengembalian
  • Kebijakan privasi

Pembayaran

PromptPayVisaMastercardJCBUnionPayAmerican ExpressK PLUSSCB EASYBangkok BankKrungsriTrueMoneyShopeePayLINE Pay

Chat dengan kami

LINE OAMessenger

Toko kami · 3 cabang

  • Mega Bangna
  • Vibhavadi Rangsit
  • Rama 2
  • Cari toko terdekat
© 2026 ABC the BabyKebijakan privasiPengembalian
BerandaProdukPromoHadiahToko

Halo, selamat datang!

  • Chat di LINE
  • Chat di Messenger
  • Telepon kami
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Kenali 5 Tanda Menjelang Persalinan dan Cara Mengamatinya

Kenali 5 Tanda Menjelang Persalinan dan Cara Mengamatinya

27 Jul 2023Diperbarui 18 Okt 20267 menit baca
คุณแม่ตั้งครรภ์ใกล้คลอดกับคุณพ่อจัดกระเป๋า

Langsung ke bagian

  1. Ringkasan singkat
  2. Tanda-tanda menjelang persalinan
  3. 1. Nyeri kontraksi persalinan
  4. 2. Perubahan pola buang air besar
  5. 3. Perut mengencang (kontraksi rahim)
  6. 4. Perut turun dan napas terasa lebih lega
  7. 5. Pantau gerakan bayi hingga hari kelahiran
  8. Tanda-tanda yang mengharuskan ibu segera ke rumah sakit
  9. Risiko kelahiran prematur
  10. Cara merawat diri menjelang persalinan
  11. Pertanyaan yang sering diajukan
  12. Pertanyaan yang sering diajukan

Coba dulu sebelum membeli

Kunjungi 3 toko kami untuk mencoba stroller dan car seat secara langsung.

Lihat tokoBelanja online

Tanda-tanda menjelang persalinan umumnya muncul pada usia kehamilan 37–42 minggu, berupa kontraksi teratur yang semakin sering dan kuat, lendir bercampur darah, perut mulas, nyeri punggung atau rasa tertekan di perut bawah, serta posisi perut yang turun. Segera ke rumah sakit jika ketuban pecah, terjadi perdarahan banyak, gerakan bayi berkurang, atau kontraksi teratur muncul sebelum 37 minggu; dalam keadaan darurat, hubungi 1669.

Daftar isi (12 bagian)
  1. Ringkasan singkat
  2. Tanda-tanda menjelang persalinan
  3. 1. Nyeri kontraksi persalinan
  4. 2. Perubahan pola buang air besar
  5. 3. Perut mengencang (kontraksi rahim)
  6. 4. Perut turun dan napas terasa lebih lega
  7. 5. Pantau gerakan bayi hingga hari kelahiran
  8. Tanda-tanda yang mengharuskan ibu segera ke rumah sakit
  9. Risiko kelahiran prematur
  10. Cara merawat diri menjelang persalinan
  11. Pertanyaan yang sering diajukan
  12. Pertanyaan yang sering diajukan

Ringkasan singkat

  1. 01

    Kontraksi persalinan asli muncul secara teratur, semakin sering dan kuat, serta tidak mereda saat beristirahat.

  2. 02

    Menjelang persalinan, dapat muncul lendir bercampur darah, perut mulas, nyeri punggung, atau posisi perut yang turun.

  3. 03

    Jika ketuban pecah atau terjadi perdarahan banyak, segera ke rumah sakit meskipun belum merasakan kontraksi.

  4. 04

    Gerakan bayi seharusnya tidak berkurang menjelang kelahiran. Jika berkurang atau berubah, segera hubungi dokter.

  5. 05

    Kontraksi teratur sebelum usia kehamilan 37 minggu dapat menjadi tanda persalinan prematur.

Persalinan merupakan peristiwa penting dalam kehidupan seorang perempuan. Ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa waktu melahirkan semakin dekat. Mengenali dan mengamati tanda-tanda tersebut penting untuk membantu ibu dan keluarga mempersiapkan persalinan dengan baik.

Biasanya, tubuh menunjukkan berbagai tanda yang perlu dikenali dan diamati dengan benar agar ibu dapat mempersiapkan diri sepenuhnya untuk melahirkan.

Ibu hamil menjalani pemeriksaan USG menjelang persalinan

Tanda-tanda menjelang persalinan

1. Nyeri kontraksi persalinan

Ibu menjelang persalinan merasakan kontraksi

Kontraksi persalinan merupakan tanda penting bahwa waktu melahirkan semakin dekat dan paling sering muncul pada usia kehamilan 37-42 minggu. Kontraksi asli muncul secara teratur, semakin sering, semakin lama, dan semakin kuat, serta tidak mereda setelah berganti posisi atau beristirahat. Nyeri biasanya dimulai dari punggung bawah lalu menjalar ke bagian depan perut. Ini berbeda dengan kontraksi palsu yang muncul tidak teratur dan mereda saat beristirahat. Gejala setiap ibu dapat berbeda. Jika ragu, hubungi rumah sakit tempat ibu menjalani pemeriksaan kehamilan (ACOG).

2. Perubahan pola buang air besar

Ibu hamil lebih sering buang air besar menjelang persalinan

Perubahan pola buang air besar merupakan salah satu tanda bahwa waktu melahirkan semakin dekat dan sering dibahas dalam informasi tentang kehamilan serta persalinan. Beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa ibu akan segera melahirkan meliputi:

  1. Perut mulas: Ibu mungkin merasakan sensasi seperti akan diare atau kram perut disertai keinginan buang air besar yang lebih sering.

  2. Lebih sering buang air besar: Frekuensi buang air besar dapat meningkat atau ibu mungkin mengalami diare.

  3. Lendir bercampur darah: Lendir kental berwarna merah muda atau bercampur sedikit darah dapat keluar dari vagina akibat lepasnya sumbat lendir pada leher rahim. Jika perdarahan banyak seperti menstruasi, segera ke rumah sakit.

  4. Nyeri punggung atau rasa tertekan: Ibu mungkin merasakan nyeri punggung bawah atau nyeri dan tekanan di perut bawah seperti nyeri menstruasi.

  5. Gejala depresi: Perasaan sedih atau murung dapat muncul pada minggu-minggu terakhir kehamilan.

  6. Nafsu makan: Ibu mungkin merasakan keinginan untuk makan atau mengalami muntah.

Perubahan pola buang air besar dan gejala lain yang disebutkan di atas sering dijumpai pada minggu-minggu terakhir kehamilan. Namun, perlu diketahui bahwa gejala-gejala ini juga dapat muncul sebelum persalinan dimulai.

3. Perut mengencang (kontraksi rahim)

Ibu hamil memegang perut yang mengencang

Perut mengencang terjadi akibat kontraksi rahim. Saat diraba, seluruh perut terasa keras dan tegang, kemudian kembali rileks. Kondisi ini bukan disebabkan oleh peradangan rahim. Pada trimester terakhir, kontraksi palsu (Braxton Hicks) sering muncul secara tidak teratur, biasanya tidak terlalu nyeri, dan mereda setelah beristirahat atau berganti posisi.

Ketika persalinan benar-benar mendekat, rahim berkontraksi secara teratur, semakin sering, dan semakin nyeri, misalnya setiap 5 menit atau lebih sering. Catat waktu kontraksi dan hubungi rumah sakit sesuai anjuran dokter.

Jika perut mengencang secara teratur sebelum usia kehamilan 37 minggu, kondisi ini dapat menjadi tanda persalinan prematur. Segera ke rumah sakit. Baca selengkapnya di Apakah perut mengencang saat hamil berbahaya?

4. Perut turun dan napas terasa lebih lega

Ibu hamil mengalami sesak napas menjelang persalinan

Beberapa minggu sebelum persalinan, kepala bayi biasanya turun ke panggul sehingga posisi perut terlihat lebih rendah. Ibu akan merasa lebih mudah bernapas dan perut tidak terlalu sesak, tetapi mungkin lebih sering buang air kecil dan merasakan tekanan di panggul. Pada kehamilan pertama, kondisi ini dapat terjadi beberapa minggu sebelum persalinan, sedangkan pada kehamilan berikutnya dapat terjadi mendekati hari kelahiran.

Jika ibu mengalami sesak napas berat, dada terasa sesak, atau merasa tidak mendapatkan cukup udara, hal ini bukan tanda menjelang persalinan yang normal. Segera periksakan diri ke dokter.

5. Pantau gerakan bayi hingga hari kelahiran

Bayi dalam kandungan bergerak menjelang persalinan

Menjelang persalinan, bayi mungkin bergerak dan berputar turun ke panggul. Pola gerakannya dapat berubah dari tendangan kuat menjadi gerakan menggeliat atau bergeser karena ruang di dalam rahim semakin sempit. Namun, gerakan bayi seharusnya tidak berkurang, dan gerakan yang meningkat bukan tanda pasti bahwa persalinan akan segera terjadi.

Perhatian: Jika gerakan bayi terasa berkurang, melambat, atau polanya berubah dari biasanya, jangan menunggu hingga keesokan hari. Segera hubungi rumah sakit atau periksakan diri ke dokter (NHS).

Tanda-tanda yang mengharuskan ibu segera ke rumah sakit

  • Ketuban pecah, dengan cairan bening yang menyembur atau merembes dari vagina, meskipun belum merasakan kontraksi.
  • Perdarahan banyak dari vagina atau keluarnya darah segar.
  • Gerakan bayi berkurang atau bayi tidak bergerak.
  • Kontraksi teratur sebelum usia kehamilan 37 minggu.
  • Nyeri perut hebat yang terus-menerus, sakit kepala hebat, penglihatan kabur, wajah atau tangan sangat bengkak, atau demam.

Jika gejala berat atau terjadi keadaan darurat, hubungi 1669 atau pergi ke rumah sakit terdekat (NHS).

Risiko kelahiran prematur

Kelahiran prematur (Preterm Birth) adalah kelahiran yang terjadi sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu atau sekitar 259 hari, dihitung sejak hari pertama menstruasi terakhir.

Ada berbagai faktor yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, antara lain:

  1. Riwayat kelahiran prematur: Jika ibu pernah melahirkan prematur pada kehamilan sebelumnya, risiko mengalami hal yang sama pada kehamilan ini lebih besar.

  2. Kondisi kesehatan tubuh: Ibu yang memiliki penyakit seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan sistem kekebalan tubuh dapat memiliki risiko lebih besar untuk melahirkan prematur.

  3. Faktor kehamilan: Misalnya kehamilan kembar, infeksi saluran kemih atau vagina, leher rahim pendek, atau merokok selama kehamilan. Beberapa komplikasi kehamilan juga dapat meningkatkan risiko.

  4. Faktor lingkungan: Lingkungan yang kurang baik, seperti polusi udara atau cuaca yang sangat panas, dapat berpengaruh terhadap terjadinya kelahiran prematur.

Kesehatan ibu perlu dijaga dan dipantau dengan saksama selama kehamilan untuk mengurangi risiko kelahiran prematur. Jika ibu merasa khawatir atau mengalami gejala yang tidak normal selama kehamilan, segera hubungi dokter untuk mendapatkan saran dan konsultasi lebih lanjut.

Cara merawat diri menjelang persalinan

Berikut cara merawat diri dengan tepat menjelang persalinan.

  • Hindari aktivitas berat, mengangkat barang berat, dan kegiatan yang berisiko menyebabkan jatuh.
  • Lakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki, sesuai izin dokter.
  • Istirahat yang cukup dengan duduk atau berbaring miring dalam posisi yang nyaman untuk mengurangi ketegangan tubuh.
  • Jaga kebersihan tubuh dan hindari membilas bagian dalam vagina untuk mencegah infeksi.
  • Makanan bergizi: Konsumsi makanan dari kelima kelompok makanan, minum air yang cukup, dan hindari makanan yang belum matang.
  • Tidur miring dengan bantal kehamilan untuk menopang perut dan punggung dapat mengurangi nyeri punggung serta membantu ibu tidur lebih nyaman.
  • Catat nomor telepon rumah sakit tempat ibu menjalani pemeriksaan kehamilan dan rencanakan perjalanan ke rumah sakit sejak awal.
  • Sebaiknya siapkan perlengkapan untuk persalinan dan jangan lupakan dokumen penting, seperti kartu identitas dan kartu asuransi kesehatan. Bawa juga ponsel agar ibu dapat segera menghubungi keluarga, tenaga profesional, dan fasilitas kesehatan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Jika gejala yang ibu alami sama atau mirip dengan tanda-tanda menjelang persalinan, ibu mungkin memiliki pertanyaan tentang proses melahirkan. Karena itu, kami mengumpulkan pertanyaan yang sering diajukan oleh ibu yang mulai mempersiapkan persalinan agar ibu lebih percaya diri dalam mempersiapkan diri.

Bagaimana proses persalinan berlangsung?

Proses persalinan berbeda pada setiap perempuan, dan setiap persalinan memiliki karakteristik tersendiri. Secara umum, proses persalinan dibagi menjadi tiga tahap utama berikut:

  1. Tahap 1, pembukaan leher rahim (Cervical Dilation): Rahim berkontraksi secara teratur untuk menipiskan dan membuka leher rahim hingga sekitar 10 sentimeter. Tahap ini berlangsung paling lama, terutama pada persalinan pertama.

  2. Tahap 2, mengejan dan kelahiran bayi (Expulsion): Setelah leher rahim terbuka penuh, ibu mengejan mengikuti kontraksi rahim agar bayi bergerak keluar melalui jalan lahir.

  3. Tahap 3, kelahiran plasenta (Placental Delivery): Setelah bayi lahir, rahim terus berkontraksi untuk mengeluarkan plasenta dan selaput ketuban. Setelah itu, rahim perlahan menyusut kembali ke ukuran semula (NHS).

Sebagian ibu mungkin perlu menjalani operasi sesar berdasarkan indikasi medis. Baca selengkapnya di Melahirkan normal atau operasi sesar, bagaimana memilihnya?

Karena setiap proses persalinan berbeda, penting untuk mempelajari dan mempersiapkan persalinan dengan benar serta mengikuti anjuran dokter selama proses melahirkan.

Apa yang harus saya lakukan jika merasa sangat nyeri saat melahirkan?

Jika ibu merasakan nyeri yang sangat kuat saat melahirkan, segera beri tahu dokter atau petugas yang mendampingi. Tim dokter dan perawat akan menilai kondisi ibu, memberikan panduan pernapasan, perubahan posisi, dan cara meredakan nyeri, termasuk penggunaan obat atau anestesi spinal sesuai kebutuhan.

Seperti apa kontraksi pendahuluan?

Kontraksi pendahuluan menandakan bahwa persalinan mungkin akan segera terjadi. Nyeri perut dapat muncul secara tiba-tiba atau berlangsung terus-menerus. Nyeri ini dapat disertai gejala lain, seperti nyeri punggung atau nyeri di sekitar pusar.

Sumber rujukan: https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/signs-of-labour/signs-that-labour-has-begun/

https://www.acog.org/womens-health/faqs/how-to-tell-when-labor-begins

https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/your-babys-movements/

https://www.nhs.uk/pregnancy/labour-and-birth/what-happens/the-stages-of-labour-and-birth/

Pertanyaan yang sering diajukan

Pada usia kehamilan berapa minggu tanda-tanda persalinan muncul?

+

Kontraksi persalinan umumnya muncul pada usia kehamilan 37–42 minggu. Jika kontraksi persalinan muncul sebelum 37 minggu, kondisi ini termasuk persalinan prematur dan ibu harus segera ke rumah sakit.

Apa perbedaan kontraksi asli dan kontraksi palsu?

+

Kontraksi asli muncul secara teratur, semakin sering dan kuat, serta tidak mereda saat beristirahat. Kontraksi palsu muncul tidak teratur, biasanya tidak terlalu nyeri, dan mereda setelah beristirahat atau berganti posisi.

Apa yang harus dilakukan jika ketuban pecah?

+

Segera ke rumah sakit meskipun belum merasakan kontraksi. Perhatikan warna cairannya. Jika berwarna hijau, cokelat, atau berbau, sampaikan kepada dokter.

Apakah gerakan bayi yang berkurang menjelang persalinan itu normal?

+

Tidak normal. Bayi seharusnya tetap bergerak secara teratur hingga hari kelahiran. Jika gerakan bayi terasa berkurang atau berubah, segera hubungi rumah sakit.

Siapa yang berisiko melahirkan prematur?

+

Ibu yang pernah melahirkan prematur, mengandung bayi kembar, mengalami infeksi, merokok, atau memiliki penyakit seperti diabetes dan tekanan darah tinggi memiliki risiko lebih besar untuk melahirkan prematur.

Artikel terkait

e3021 3 blog 1
  • Mainan Edukasi

5 Manfaat Bermain Kreatif untuk Belajar dan Tumbuh Kembang Anak

Bermain peran, membangun benteng, atau berimajinasi sebagai pahlawan super membantu anak belajar dan tumbuh. Kenali keterampilan yang berkembang serta cara mendukungnya.

24 Jun 20246 menit baca
คุณแม่อุ้มลูกแรกเกิดรอฉีดวัคซีนที่คลินิกเด็ก

Vaksin Bayi Baru Lahir: Jadwal Imunisasi Dasar yang Perlu Orang Tua Ketahui

Ringkasan jadwal imunisasi dasar Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand dari lahir hingga usia 4 tahun, beserta persiapan dan perawatan setelah vaksinasi.

23 Mei 20245 menit baca
คุณแม่หลังคลอดพักผ่อนกับลูกน้อยที่บ้าน

7 Kondisi Setelah Melahirkan yang Perlu Ibu Hadapi

Kehamilan mungkin terasa sebagai tantangan terbesar, tetapi masa setelah melahirkan juga perlu diperhatikan. Kenali perubahan fisik dan emosional yang dapat dialami ibu selama pemulihan.

15 Mei 20244 menit baca