Bacaan yang disarankan: Bagaimana cara efektif mengajarkan anak membaca? Teknik ini dapat membantu
Apa manfaat mengikutkan anak les tambahan?
1. Membantu anak belajar lebih cepat dan lebih percaya diri
Mengikutkan anak les bermanfaat bagi perkembangan keterampilan dan pengetahuannya, baik dalam bahasa, matematika, seni, maupun olahraga. Pelajaran tambahan membantu anak belajar lebih cepat dan lebih yakin terhadap pengetahuan dalam bidang yang ingin dipelajarinya.
Les membantu mempersiapkan anak untuk pelajaran yang akan datang. Anak berkesempatan mempelajari lebih dahulu materi yang nantinya diajarkan di kelas, sehingga memiliki pengetahuan yang lebih mendalam dan dapat memahami materi dengan lebih baik saat mengikuti pelajaran di sekolah.
Les tambahan membantu membangun kepercayaan diri anak dalam belajar, baik kepercayaan terhadap kemampuan belajarnya secara keseluruhan maupun terhadap dirinya sendiri. Dengan begitu, anak dapat mencoba dan mempelajari materi yang diminatinya untuk mendukung perkembangannya.
2. Mengembangkan keterampilan dan pengetahuan
Les membantu mengembangkan keterampilan yang tidak terbatas pada bidang akademik, tetapi juga berbagai kemampuan lain. Contohnya adalah keterampilan bahasa dan matematika, keterampilan seni yang mengembangkan kreativitas, serta keterampilan olahraga yang mendukung kesehatan dan kemampuan fisik. Dengan dasar dan pemahaman yang kuat dalam berbagai bidang, anak dapat menerapkan pengetahuan tersebut dalam pembelajaran sehari-hari maupun pada masa depan.
3. Mempersiapkan anak untuk belajar
Belajar sebagai persiapan memasuki sekolah atau lembaga pendidikan berikutnya merupakan cara yang baik untuk membangun dasar pengetahuan dan meningkatkan kepercayaan diri anak dalam belajar. Selain itu, persiapan ini dapat membuat pengalaman belajar anak lebih menyenangkan dan menarik.
Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan anak belajar:
-
Kenali minat anak: Jika anak tertarik pada topik yang akan dipelajari kelak, mulailah dengan mendukung dan mengembangkan minat tersebut. Misalnya, belikan buku, carikan situs web terkait, atau temukan informasi dari berbagai media yang dapat menambah pengetahuannya.
-
Pilih pelajaran yang sesuai: Carilah pelajaran dengan materi yang jelas dan sesuai dengan topik yang diminati anak. Anda juga dapat mendaftarkannya ke kursus daring atau kegiatan yang berkaitan.
-
Gunakan teknologi: Manfaatkan teknologi untuk menambah pembelajaran, misalnya dengan mengikutkan anak kursus daring, menggunakan aplikasi belajar, atau mengakses sumber informasi di internet.
-
Buat rencana belajar: Susun rencana belajar yang memiliki tujuan, termasuk sasaran pembelajaran, rincian materi yang akan dipelajari, dan waktu yang dialokasikan untuk belajar.
-
Dorong kegiatan membaca dan menulis: Membaca buku, menulis artikel, atau mengerjakan proyek yang berkaitan dengan topik minat anak dapat membantunya memahami materi secara lebih mendalam.
-
Dukung pembelajaran melalui praktik: Jika ada kesempatan, ajak anak mengunjungi lembaga pendidikan atau organisasi yang berkaitan dengan bidang minatnya agar ia memperoleh gambaran penerapannya dalam praktik.
Belajar tidak hanya mempersiapkan pengetahuan anak, tetapi juga dapat menghadirkan pengalaman belajar yang menarik dan lebih efektif untuk membekalinya menghadapi pembelajaran pada masa depan.
4. Membangun kepercayaan diri dan kemandirian
Les tambahan membantu meningkatkan kepercayaan anak terhadap kemampuan belajarnya dan dirinya sendiri. Les juga meningkatkan kemandirian dalam mengerjakan tugas dan belajar, sekaligus memberikan pengalaman yang menantang dan menyenangkan melalui hal-hal berikut:
Bereksperimen: Memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba dan mengeksplorasi dirinya dengan cara yang menarik. Hal ini membantu mengembangkan keterampilan memecahkan masalah dan berpikir analitis.
Pembelajaran yang menarik: Dengan memilih materi yang disukai dan menarik, anak akan lebih bersemangat belajar serta mengembangkan minat terhadap berbagai topik.
Mendukung kemandirian: Mendorong anak bekerja secara mandiri sehingga ia percaya diri untuk berhasil dalam belajar dan menyelesaikan tugas sendiri.
Mendorong pemikiran sistematis: Mengerjakan materi yang sesuai dengan minat anak membantunya melihat hubungan antara pengetahuan dan pengalaman sehari-hari.
Mendukung pembelajaran sepanjang hayat: Membangun kemampuan untuk terus belajar sepanjang hidup, sehingga anak berusaha memahami dan tertarik pada berbagai hal yang ingin diketahuinya.
Mendukung kerja kelompok: Bekerja bersama orang lain dalam kelompok atau tim membantu mengembangkan keterampilan bekerja sama dan saling belajar.
Menerima kegagalan: Mengajarkan anak menghadapi kegagalan sebagai bagian dari proses belajar, sehingga ia tidak takut gagal dan mampu mengembangkan kemampuan untuk bangkit kembali.
Belajar membantu menciptakan ruang bagi anak untuk membangun kepercayaan diri, menumbuhkan minat belajar, dan bekerja secara mandiri. Hal ini menghasilkan pembelajaran yang bermakna dan penting bagi perkembangan kepribadiannya.
5. Mengembangkan kemampuan belajar
Les tambahan membantu mengembangkan kemampuan belajar anak secara efektif dan membangun pemahaman yang mendalam. Anak mendapat kesempatan memahami materi yang rumit dan mempelajarinya secara terperinci. Selain itu, les tambahan membantu anak berpikir bersama dalam tim melalui kegiatan atau proyek yang mengembangkan gagasan dan pengetahuannya. Pemecahan masalah juga merupakan keterampilan yang dapat dikembangkan melalui les. Anak berlatih berpikir secara sistematis dan menerapkan proses berpikir yang tepat untuk menyelesaikan masalah yang kompleks.
Dengan demikian, les tambahan menjadi bagian dari proses pengembangan kemampuan belajar anak secara menyeluruh. Les membantu membangun dasar yang kuat untuk mempelajari hal-hal yang diminati dan ingin dipelajarinya, sehingga anak siap menghadapi dunia luar serta menjadi pembelajar dengan keterampilan yang sesuai dengan zaman sekarang.
6. Mengembangkan kreativitas
Les membantu mengembangkan kreativitas anak melalui kegiatan yang melibatkan pemikiran dan daya cipta. Kegiatan yang sangat bermanfaat tersebut meliputi:
Pemecahan masalah secara kreatif: Mencoba dan mengembangkan keterampilan memecahkan masalah dengan kreativitas, memahami cara penyelesaian yang tidak biasa, serta menciptakan perubahan.
Pembuatan proyek kreatif: Anak berkesempatan membuat berbagai karya, seperti desain, karya seni, atau proyek sains, yang membantu mengembangkan keterampilan berkarya dan berpikir inovatif.
Berpikir kritis secara kreatif: Mengembangkan kemampuan menganalisis dan berpikir berdasarkan penalaran yang mendalam, sehingga anak memiliki sudut pandang yang lebih luas.
Ini merupakan pilihan yang baik untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan memecahkan masalah, dan kemampuan berpikir kritis. Semuanya membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang berinisiatif dan kreatif dalam belajar maupun kehidupan sehari-hari.
7. Membangun hubungan dan kerja sama tim
Les mengembangkan keterampilan yang diperlukan untuk bekerja secara efektif dalam tim. Anak diajari cara berkomunikasi dengan tepat di dalam tim, yang penting untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Kemampuan bekerja sama dipelajari dan diterapkan melalui kegiatan yang melibatkan tim. Anak juga belajar membagi tugas dan menyelesaikan konflik dalam tim secara tepat. Orang tua dapat melatihnya di rumah melalui kegiatan kelompok yang mendorong kerja sama tim, agar anak siap dan percaya diri untuk bekerja sama secara efektif.
8. Mempersiapkan ujian
Persiapan ujian merupakan langkah penting untuk membantu siswa menghadapi ujian yang akan datang. Dalam proses yang dapat terasa menakutkan ini, les menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dan mempersiapkan mereka dalam berbagai aspek.
- Mempelajari materi utama: Membantu siswa memahami dan melatih keterampilan penting dalam materi utama yang akan diujikan.
- Mengulang pelajaran yang akan diujikan: Mengulang pelajaran sebelum ujian membantu siswa memahami struktur ujian dan melatih keterampilan menjawab pertanyaan dengan format yang akan dihadapi. Latihan ini membuat siswa lebih percaya diri menghadapi berbagai soal.
- Melatih keterampilan dan teknik mengerjakan ujian: Les tambahan membantu melatih keterampilan menulis, memecahkan masalah, dan menjawab pertanyaan dalam format ujian yang akan dihadapi. Berlatih menggunakan soal ujian sebenarnya, mengerjakan contoh soal, dan memperoleh pengalaman ujian membantu meningkatkan kepercayaan diri serta mempersiapkan siswa untuk menunjukkan kemampuannya.
- Menguji kemampuan dan menambah pengalaman: Berlatih menggunakan soal ujian sebenarnya, mengerjakan contoh soal, dan memperoleh pengalaman ujian membantu siswa merasakan suasana ujian.
- Memperbaiki hasil: Les tambahan membantu memperbaiki capaian berdasarkan hasil tes agar siswa lebih siap menghadapi ujian, dengan mengoreksi kesalahan dan memahami bagian yang perlu ditingkatkan.
Dengan persiapan melalui les tambahan, siswa dapat menghadapi ujian dengan percaya diri dan mengerahkan kemampuan sepenuhnya. Proses ini tidak hanya mempersiapkan materi akademik, tetapi juga mengembangkan keterampilan dan kepercayaan diri yang bermanfaat bagi perkembangan siswa pada masa depan.
9. Meningkatkan kepercayaan diri dalam belajar
Les tambahan merupakan sarana yang efektif untuk membangun kepercayaan diri siswa dalam belajar. Melalui pembelajaran individual bersama pengajar, siswa memperoleh dukungan dan bimbingan terkini, sehingga yakin bahwa pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan. Siswa juga mendapatkan berbagai manfaat yang membantu meningkatkan kepercayaan dirinya:
Meningkatkan kepercayaan terhadap pengetahuan dan keterampilan: Pembelajaran yang memberikan pengetahuan dan keterampilan bermanfaat membuat siswa yakin bahwa mereka dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Meningkatkan kepercayaan diri dalam memecahkan masalah dan mengembangkan diri: Konsultasi dan arahan dari pengajar membantu mengembangkan keterampilan memecahkan masalah serta keyakinan terhadap kemampuan mengembangkan diri.
Mengembangkan keterampilan belajar dan kerja sama tim: Les tambahan membantu siswa lebih percaya diri saat bekerja dalam tim, sehingga mereka dapat bekerja sama dan menjadi bagian dari tim dengan penuh keyakinan.
Les tambahan bukan sekadar kegiatan mengajar, tetapi juga menciptakan ruang yang mendukung kepercayaan diri siswa. Siswa yang percaya diri cenderung lebih efektif dalam belajar dan mengembangkan diri dalam berbagai aspek kehidupan.
Apakah les tambahan diperlukan?
Les tambahan tidak diperlukan oleh semua anak. Manfaat yang disebutkan di atas dapat terwujud jika pilihan les sesuai dengan kebutuhan anak. Artikel ini terutama membahas anak usia sekolah. Anak usia dini belum memerlukan les akademik karena pada usia ini mereka belajar paling baik melalui bermain, berbincang, dan membaca buku bersama orang tua, sesuai anjuran American Academy of Pediatrics (AAP). Temukan ide permainan kreatif yang membantu anak belajar dan tumbuh.
Kapan les tambahan dapat membantu?
- Anak kesulitan mengikuti teman-temannya dalam pelajaran tertentu, dan wali kelas menyarankan adanya bantuan belajar tambahan.
- Anak memiliki minat khusus, misalnya pada musik, seni, bahasa, atau olahraga, dan atas keinginannya sendiri ingin belajar lebih lanjut.
- Anak perlu mempersiapkan ujian masuk ke jenjang pendidikan yang menerapkan seleksi kompetitif, dengan jadwal persiapan yang direncanakan secara jelas.
Hal yang perlu diperhatikan
Hal yang perlu diperhatikan: Terlalu banyak mengikuti les dapat membuat anak kelelahan, stres, dan tidak memiliki waktu untuk bermain, berolahraga, atau beristirahat. Anak usia sekolah dasar sebaiknya tidur sekitar 9–12 jam setiap malam (sumber: AAP). Jika anak sering mengalami sakit kepala atau sakit perut tanpa penyebab yang jelas, sulit tidur, mudah kesal, atau enggan berangkat les, hal tersebut dapat menjadi tanda stres. Kurangi jadwal les dan ajak anak berbicara (baca cara membantu anak menghadapi stres di HealthyChildren.org). Jika gejalanya tidak membaik, konsultasikan dengan dokter anak.
Cara sederhana adalah selalu menanyakan kesediaan anak terlebih dahulu, mulai dari satu atau dua pelajaran, dan menyediakan hari tanpa les agar anak dapat bermain bebas serta menghabiskan waktu bersama keluarga. Bermain bersama anak juga dapat membangun hubungan yang erat, sama berharganya dengan kegiatan belajar.
Kesimpulan
Belajar memberikan banyak manfaat bagi anak dengan mengembangkan keterampilan dan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak lebih yakin terhadap kemampuan belajarnya dan lebih percaya diri. Belajar juga mempersiapkan anak untuk melanjutkan pendidikan di lembaga berikutnya serta mengembangkan keterampilan yang diperlukan dalam kerja sama tim. Perkembangan kemampuan belajar anak didukung melalui latihan berpikir bersama dalam tim, menafsirkan gagasan, dan memecahkan masalah, termasuk membangun hubungan serta bekerja sama dalam tim. Semua ini membantu anak merespons situasi dalam kehidupan sehari-hari secara efektif.
Les tambahan juga mempersiapkan anak menghadapi ujian dengan mempelajari materi penting dan membangun kepercayaan diri untuk masuk ke lembaga pendidikan yang diinginkan. Selain itu, les membantu meningkatkan kepercayaan diri yang bermanfaat dalam belajar maupun menghadapi ujian. Namun, les tambahan tidak diperlukan oleh semua anak. Pilihlah berdasarkan kebutuhan dan kesediaan anak, serta atur jadwal agar ia tetap memiliki cukup waktu untuk bermain dan beristirahat.
Referensi:
https://www.healthychildren.org/English/family-life/power-of-play/Pages/default.aspx


