Banyak ibu ingin tahu makanan apa yang bisa dikonsumsi saat hamil agar kulit bayi putih. Faktanya, warna kulit bayi terutama ditentukan oleh faktor genetik dari ayah dan ibu. Jadi, makanan yang ibu konsumsi tidak membuat kulit bayi "lebih putih". Namun, mengonsumsi beragam makanan dari kelima kelompok pangan membantu menjaga kesehatan kulit ibu dan mendukung pertumbuhan bayi dalam kandungan agar sehat. Artikel ini merangkum 5 kelompok makanan untuk kesehatan kulit dan tubuh yang perlu diketahui ibu hamil, beserta makanan yang sebaiknya dihindari. Mari kita simak.
Apa saja 5 kelompok makanan untuk kesehatan kulit dan tubuh ibu hamil?
- Makanan tinggi vitamin C
- Makanan yang mengandung omega-3
- Mengonsumsi buah dan sayuran beragam warna
- Makanan yang mengandung antioksidan
- Minum air kelapa
1. Makanan tinggi vitamin C
Vitamin C merupakan zat gizi yang digunakan tubuh untuk membentuk kolagen, yaitu protein penyusun kulit, pembuluh darah, dan berbagai jaringan. Vitamin ini juga membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan dengan lebih baik, yang sangat penting selama kehamilan.
Makanan tinggi vitamin C antara lain jambu biji, jeruk, pepaya matang, kiwi, stroberi, paprika, brokoli, serta sayuran berdaun hijau seperti kangkung. Utamakan buah segar daripada jus buah dengan tambahan gula, dan selalu cuci sayuran serta buah hingga bersih sebelum dimakan.
2. Makanan yang mengandung omega-3
Asam lemak omega-3, terutama DHA, berperan penting dalam perkembangan otak dan penglihatan bayi dalam kandungan. Omega-3 juga merupakan lemak baik yang membantu menjaga kesehatan kulit ibu.
Sumber omega-3 yang baik adalah ikan seperti salmon, sarden, dan kembung. Pilih ikan rendah merkuri, selalu masak hingga matang, dan konsumsi sekitar 2–3 kali makan per minggu sesuai anjuran Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA). Hindari ikan tinggi merkuri seperti hiu, todak, dan tenggiri berukuran besar. Bagi yang tidak makan ikan, sebagian kebutuhan omega-3 dapat diperoleh dari kacang kenari, biji chia, dan biji rami (jika ingin mengonsumsi suplemen minyak ikan, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter).
3. Mengonsumsi buah dan sayuran beragam warna
Sayuran dan buah dengan warna berbeda menyediakan vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang berbeda pula. Mengonsumsi beragam warna membantu ibu mendapatkan zat gizi yang lengkap, melancarkan buang air besar, sekaligus menjaga kesehatan kulit.
Contoh sayuran dan buah yang dapat ibu pilih selama kehamilan:
- Semangka: mengandung banyak air sehingga membantu menambah asupan cairan tubuh.
- Kiwi: tinggi vitamin C dan serat.
- Wortel, labu kuning, dan pepaya matang: mengandung beta-karoten yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A.
- Sayuran berwarna hijau tua seperti bayam dan brokoli: merupakan sumber folat yang penting bagi pembentukan sistem saraf bayi.
- Kacang hijau dan berbagai jenis kacang lainnya: merupakan sumber protein, serat, dan folat.
Baca selengkapnya: Daftar buah yang baik untuk kehamilan dan Buah yang perlu diwaspadai ibu hamil
4. Makanan yang mengandung antioksidan
Antioksidan membantu melindungi sel tubuh, termasuk sel kulit, dari kerusakan akibat radikal bebas. Zat ini banyak ditemukan dalam sayuran dan buah berwarna pekat serta cerah.
Makanan yang mengandung antioksidan
- Buah berwarna ungu dan biru seperti bluberi, blackberry, dan anggur merah.
- Buah berwarna merah seperti delima, stroberi, dan tomat.
- Sayuran dan buah berwarna jingga serta kuning seperti jeruk, pepaya matang, labu kuning, dan wortel.
- Sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan kailan.
5. Minum air kelapa
Air kelapa dapat menjadi salah satu pilihan minuman selama kehamilan dan mengandung cairan serta sejumlah mineral, termasuk kalium. Namun, manfaat khususnya untuk memperbaiki atau melembapkan kulit ibu hamil belum terbukti; air kelapa juga tidak membuat kulit bayi lebih putih.
Namun, air kelapa mengandung gula alami sehingga sebaiknya diminum secukupnya. Pilih air kelapa segar yang bersih atau yang telah dipasteurisasi tanpa tambahan gula. Jika mengalami diabetes gestasional, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Air putih tetap sebaiknya menjadi minuman utama sehari-hari.
Makanan yang sebaiknya dihindari
Selain mengonsumsi makanan untuk kesehatan kulit, ibu hamil perlu berhati-hati terhadap beberapa jenis makanan demi keselamatan ibu dan bayi dalam kandungan.
Tidak semua bahan tambahan pangan atau pengawet perlu dihindari selama kehamilan. Pilih makanan yang bergizi dan aman, baca label, dan hindari bahan tertentu jika Anda memiliki alergi atau dokter menyarankannya; istilah "bahan kimia" saja tidak menunjukkan bahwa makanan berbahaya.
Makanan yang sebaiknya dihindari atau dibatasi ibu hamil menurut anjuran NHS meliputi:
- Daging, makanan laut, dan telur yang mentah atau kurang matang.
- Susu yang tidak dipasteurisasi dan beberapa jenis keju lunak yang berisiko mengandung bakteri Listeria.
- Ikan dengan kandungan merkuri tinggi.
- Segala jenis minuman beralkohol.
- Kafein, yang sebaiknya dibatasi hingga tidak lebih dari 200 miligram per hari (sekitar 2 cangkir kopi instan).
- Makanan dan minuman tinggi gula.
Sisa makanan sebaiknya disimpan di lemari es dan dipanaskan kembali hingga panas merata sebelum dimakan. Jangan menyimpannya terlalu lama. Baca informasi lebih lanjut di Makanan yang dilarang dan sebaiknya dihindari ibu hamil. Jika memiliki penyakit tertentu atau pertanyaan tentang makanan, konsultasikan dengan dokter yang menangani kehamilan.
Tidur yang cukup
Tidur yang cukup perlu menjadi perhatian ibu sepanjang kehamilan. Istirahat yang memadai membantu proses pemulihan tubuh dan keseimbangan sistem hormon berjalan lebih baik. Selain itu, kecukupan tidur juga memengaruhi kesehatan kulit ibu.
Kurang tidur dapat membuat ibu merasa lelah, mudah kesal, atau mengalami stres yang menyebabkan tubuh melepaskan lebih banyak hormon kortisol. Hal ini dapat membuat kulit ibu tampak lelah dan kurang segar.
Agar cukup tidur selama kehamilan, usahakan tidur sekitar 7-9 jam per hari. Gunakan bantal kehamilan atau guling agar dapat tidur miring dengan nyaman. Atur kamar tidur agar gelap, tenang, dan sejuk, serta hindari menggunakan ponsel atau melakukan pekerjaan yang membutuhkan banyak konsentrasi sebelum tidur agar tubuh dapat rileks (baca selengkapnya: Apa yang harus dilakukan jika ibu hamil sulit tidur?).
Bagi ayah dan ibu yang sedang menantikan si kecil dan membutuhkan kiat pengasuhan, ABC the Baby telah merangkumnya untuk Anda. Klik di sini!
T: Benarkah mengonsumsi makanan tertentu saat hamil dapat membuat kulit bayi lebih putih?J: Tidak benar. Warna kulit bayi terutama ditentukan oleh faktor genetik. Namun, mengonsumsi makanan dari kelima kelompok pangan, seperti sayuran dan buah beragam warna, telur, daging yang dimasak matang, serta ikan rendah merkuri, membantu menjaga kesehatan ibu dan mendukung pertumbuhan bayi dalam kandungan.
T: Apa saja makanan tinggi vitamin C?J: Ada berbagai makanan tinggi vitamin C, seperti jeruk, kiwi, rosela, sayuran berdaun hijau tua, dan buah berkulit jingga.
T: Bolehkah ibu hamil minum air kelapa?J: Boleh dalam jumlah secukupnya. Air kelapa menyediakan cairan dan mineral, tetapi mengandung gula alami. Tidak ada bukti bahwa air kelapa membuat kulit ibu atau bayi lebih putih.
https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/have-a-healthy-diet/


